Selasa, 24 Apr 2018
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
Bisnis

Kemenhub Buka Peluang India Investasi di Bandara Kulon Progo

| editor : 

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi berkunjung ke JICT

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi berkunjung ke JICT (Dok. JawaPos.com)

JawaPos.com - Kementerian Perhubungan menawarkan peluang investasi di proyek pembangunan Bandara Kulon Progo, Yogyakarta kepada India. Apalagi, bandara tersebut membutuhkan dana besar untuk pembangunannya.

Sayangnya, tidak dijelaskan detil porsi investasi yang akan dilakukan oleh India. Namun, pada 2016, Perusahaan asal India, GVK Power & Infrastructure Limited telah menyatakan minatnya untuk berpartisipasi sebesar 49 persen dari pengelolaan Bandara Kulon Progo.

"Mungkin, mungkin saja (investasi). Saya tidak tahu porsinya. Policy kan ada di Kementerian BUMN, tapi mungkin karena investasi Kulon Progo juga sedikit lebih banyak investasinya dari Rp 7 triliun untuk bangunan, dan konstruksi. Sedangkan, tanah mereka Rp 4 triliun. Jadi itu jumlah yang besar, dan akan baik kalau mereka kolaborasi," ujar Menhub Budi Karya di The Ritz Carlton, Jakarta, Senin (19/3).

Melalui kerja sama dengan India, Dia berharap dapat semakin menarik wisatawan mancanegara khususnya India. Sehingga, perekonomian di sekitar Kulon Progo juga ikut terdongkrak.

Di sisi lain, pembangunan bandara tersebut juga mampu mendorong upaya pemerintah dalam mencapai target 20 juta wisatawan mancanegara tahun 2019 mendatang.

"Satu hal yang baik kalau ada kolaborasi berarti ada interest untuk mendatangkan turis ke Indonesia juga. Kita tau turis India ke Indonesia itu positif. Lebih banyak orang India ke sini daripada kita ke sana," pungkasnya.

(hap/JPC)

Sponsored Content

loading...
 TOP