Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 6 Maret 2018 | 04.24 WIB

Diduga Serangan Jantung, Polisi Tetap Selidiki Meninggalnya Astori

Terkait meninggalnya Davide Astori, polisi tetap melakukan pemeriksaan - Image

Terkait meninggalnya Davide Astori, polisi tetap melakukan pemeriksaan

JawaPos.com - Penyebab meninggalnya bek Fiorentina, Davide Astori, pada Minggu (4/3) waktu Italia disebut-sebut akibat serangan jantung. Hanya saja, pihak berwenang Udine menegaskan bahwa proses penyelidikan tetap dilakukan dan itu adalah prosedur normal dalam hal tragedi kematian mendadak.


Seperti diketahui, Astori yang merupakan mantan defender AC Milan, meninggal mendadak di dalam hotel. Saat itu, Fiorentina akan menghadapi tuan rumah Udinese dalam lanjutan Serie-A. Astori ditemukan meninggal saat tertidur.


Kabar tersebut menjadi duka sepak bola Italia, bahkan dunia. Astori masih terbilang muda lantaran baru berumur 31 tahun.


Jaksa Udine, Antonio De Nicolo, sebenarnya telah mengumumkan bahwa meninggalnya Astori karena sebab-sebab alamiah. Namun, kepada Radio Rai, De Nicolo mengatakan bahwa penyelidikan polisi terkait dugaan pembunuhan tetap dilakukan.


"Kami telah membuka proses penyelidikan terkait dugaan pembunuhan. Untuk saat ini, hal itu untuk orang-orang yang tak dikenal dan meninggal mendadak. Kami sudah mengatur akan melakukan otopsi, yang akan dilakukan pada Selasa (6/3)," bebernya.


"Kami memiliki kewajiban untuk memastikan apakah kematian Astori adalah tragedi dan seseorang mengetahuinya. Untuk saat ini, tidak ada yang bertanggung jawab, tidak ada orang yang sepertinya bisa menjawab apapun," imbuhnya.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore