
Jay Idzes Jadi Man of the Match dalam laga Serie A saat Sassuolo lawan Fiorentina. (@SassuoloUS/X)
JawaPos.com–Pertandingan antara Fiorentina dan Sassuolo berakhir tanpa pemenang setelah kedua tim bermain imbang 0-0 dalam lanjutan kompetisi di Stadion Artemio Franchi, Firenze pada Minggu (26/4). Sejak awal laga, kedua tim tampil cukup berhati-hati meski tetap berusaha membangun serangan.
Fiorentina yang bermain di kandang lebih dominan dalam penguasaan bola dan menciptakan sejumlah peluang, tetapi penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat mereka gagal mencetak gol. Peluang emas pertama hadir pada menit ke-20 ketika Albert Gudmundsson melepaskan tembakan dari dalam kotak penalti, tetapi berhasil diamankan kiper Sassuolo, Stefano Turati. Beberapa menit kemudian, upaya Jack Harrison dan Rolando Mandragora juga belum menemui sasaran.
Di sisi lain, Sassuolo juga mengancam lewat Cristian Volpato dan Kristian Thorstvedt yang beberapa kali mencoba peruntungan dari luar kotak penalti, tetapi belum mampu membahayakan gawang yang dijaga David de Gea. Hingga akhir babak pertama, skor tetap bertahan 0-0.
Memasuki babak kedua, tempo pertandingan meningkat. Fiorentina terus menekan melalui kombinasi serangan Manor Solomon dan Gudmundsson. Pada menit ke-50, Gudmundsson kembali mendapat peluang matang, tetapi lagi-lagi digagalkan oleh Turati. Sassuolo hampir saja mencuri gol pada menit ke-58 melalui Andrea Pinamonti. Sayangnya, tembakan jarak dekatnya hanya membentur tiang gawang.
Fiorentina merespons dengan meningkatkan intensitas serangan. Beberapa peluang dari Mandragora, Dodo, hingga Giovanni Fabbian terus mengalir, tetapi kokohnya lini pertahanan Sassuolo membuat skor tetap tidak berubah. Memasuki menit-menit akhir, Cher Ndour hampir menjadi penentu kemenangan Fiorentina, tetapi tembakannya dari luar kotak penalti berhasil ditepis Turati.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor kacamata 0-0 tetap tidak berubah. Penampilan solid lini belakang Sassuolo juga membuat Jay Idzes dinobatkan sebagai Man of the Match (MOTM). Bek timnas Indonesia itu tampil disiplin sepanjang laga dan menjadi kunci dalam meredam serangan Fiorentina.
Secara statistik, Idzes juga menunjukkan konsistensi sepanjang musim 2025/2026. Pemain yang kerap disapa Bang Jay itu telah mencatatkan 33 penampilan bersama Sassuolo dengan catatan 3 kartu kuning dan tanpa kartu merah. Idzes pun dapat ucapan selamat dari rekan setimnya Nemanja Matic yang mengunggah foto sang kapten Timnas Indonesia sedang memegang trofi MOTM.
Sementara itu, pelatih Sassuolo Fabio Grosso mengakui laga itu berjalan sulit bagi timnya. Grosso menyebut hasil imbang itu cukup adil melihat jalannya pertandingan. “Pertandingan yang sulit melawan lawan yang termotivasi. Kami mencoba bermain, menahan serangan mereka, dan kami cukup baik dalam bertahan,” ujarnya.
Grosso menambahkan bahwa sebenarnya tim telah tampil lebih baik pada babak kedua, tetapi tetap gagal mengamankan poin. “Kami bisa melakukan sedikit lebih baik dalam serangan balik. Di babak kedua kami menciptakan dua hingga tiga peluang potensial, dan menurut saya hasil imbang adalah hasil yang tepat,” kata Grosso.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Link Live Streaming PSG vs Arsenal Malam Ini Final Liga Champions, Siaran Langsung Jam Berapa dan Tayang di TV Mana?
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
Bicara Kartu Merah: Arema FC Paling Brutal, Semua Perlu Belajar dari Borneo FC!
Berikut 3 Bek yang Dirumorkan Merapat ke Persebaya Surabaya! Ada Yusuf Meilana Hingga Bek Tengah Brasil
Prediksi Final Liga Champions 2026: PSG vs Arsenal, Les Parisiens Diunggulkan, The Gunners Butuh Keajaiban
Persib Bandung Ungkap Penyebab Masuk Daftar Banned FIFA, Bukan Tunggakan Gaji!
