Kamis, 26 Apr 2018
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
Infotainment

Dugaan Penistaan Agama, LBH GP Ansor Sebut Joshua Tak Nistakan Islam

| editor : 

Joshua Suherman

Joshua Suherman (Istimewa)

JawaPos.com – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) GP (Gerakan Pemuda) Ansor siap memberikan bantuan hukum terhadap artis Joshua Suherman dan komika Ge Pamungkas. Menyusul adanya laporan dari Forum Umat Islam Bersatu (FUIB) atas dugaan penistaan agama yang dilakukan keduanya.

Namun, Sekretaris Jendral (Sekjen) GP Ansor, Adung Abdul Rahman menyatakan bahwa hingga saat ini belum ada surat terkait pelaporan kasus penistaan agama yang mengatasnamakan Joshua Suherman dan Ge Pamungkas.

"Tentunya kita siap untuk mendampingi kalau ada laporan, tapi nyatanya sampai sekarang belum ada surat panggilan dan kita juga nggak tahu jadi dilaporkan atau tidak. Karena dari pihak pelapor juga belum menunjukkan surat. Mereka kan baru datang ke kepolisian, bilangnya melaporkan, tapi tidak ada surat laporannya begitu. Kita siap saja memberi bantuan hukum kepada pihak Ge dan Jo," kata Adung pada JawaPos.com, Sabtu (13/1).

Komika Ge Pamungkas

Ge Pamungkas (Instagram)

Ditanyai alasan pihak LBH GP Anshor memberikan bantuan, Adung menjawab, pihaknya secara terbuka membantu kepada siapa pun yang datang dengan niatan baik. Apalagi, jika dinilai memang tidak ada unsur menistakan agama yang dilakukan keduanya.

"Mereka datang silaturahmi, minta bantuan, dan ya kita bantu. Materi yang mereka sampaikan itu, menurut kami itu muatannya kritik sosial, belum sampai menistakan agama," ujarnya.

Sebagaimana diketahui, pasca dilaporkan oleh FUIB terkait dugaan melakukan penistaan agama Joshua Suherman dan Ge Pamungkas mendatangi LBH GP Ansor untuk meminta bantuan hukum.

Mantan penyanyi cilik yang terkenal dengan lagunya Diobok-obok tersebut disebut menistakan agama dalam materi stand up comedy yang dibawakannya. Ketua FUIB, Rahmat Himran mengatakan Joshua membandingkan Islam dengan mayoritas-mayoritas yang tidak dapat dikalahkan. Oleh karena itu, dianggap sudah mengandung isu SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antar golongan).

Sedangkan, komika Ge Pamungkas disebut melakukan penistaan agama terkait celotehannya soal banjir. Dalam video yang diunggah oleh akun @muslim.fact, Ge Pamungkas dianggap melecehkan Islam karena guyonan yang membawa alasan banjir adalah cobaan dari Allah SWT.

(yln/JPC)

Sponsored Content

loading...
 TOP