Kamis, 14 Dec 2017
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
Sepakbola Indonesia

3 Posisi yang Wajib Dibenahi Persija untuk Bisa Juara Musim Depan

| editor : 

Persija Jakarta, Liga 1 2018, Bursa transfer Liga 1 2018,

Persija butuh pembenahan di tiga posisi untuk bersaing gelar. (Media Persija)

JawaPos.com - Persija Jakarta memang baru saja sukses lolos ke AFC Cup 2018. Namun, mereka tampaknya sudah lama tertidur akan perebutan gelar juara.

Dalam kurun satu dekade terakhir, Persija bahkan tak sama sekali diunggulkan. Mereka justru jarang sekali bisa bersaing di papan atas.

Musim lalu, ada sinyal positif yang diberikan pasukan Stefano Cugurra Teco. Dengan skuat yag ada, Persija membuktikan mampu berbicara banyak hingga akhirnya finis di peringkat keempat dan lolos ke AFC Cup 2018.

Melihat skuat yang ada, Macan Kemayoran seharusnya bisa bersaing untuk gelar musim depan. Apalagi, beberapa nama baru sudah dikonfirmasi datang, semisal Arthur Bonai, hingga Asri Akbar.

Akan tetapi, ada tiga posisi yang wajib mereka benahi untuk menantang juara, tak sekadar peramai Liga 1. Apa saja itu? Berikut daftarnya menurut JawaPos.com:

Lini Belakang

Persija Jakarta, Liga 1 2018, Bursa transfer Liga 1 2018,

Persija kehilangan salah satu pilar penting di bek tengah. (Wahyudin/Jawa Pos)

Fakta kalau Persija menjadi tim paling sedikit kebobolan di Liga 1 2017 lalu (kebobolan 24 gol), tak sepenuhnya dari kinerja lini belakang. Ada Andritany Ardhiyasa yang menjadi pahlawan.

Andri total melakukan 92 penyelamatan di Liga 1 kemarin, dan menjadi kiper dengan jumlah clean-sheets terbaik, yakni 14 kali. Persija masih butuh pembenahan di lini belakang, terutama bek tengahnya.

Maman Abdurrahman yang sudah tak muda lagi, Gunawan Dwi Cahyo butuh jam terbang. Apalagi, faktanya mereka kehilangan pilar penting, yakni Willian Pacheco yang hijrah ke Selangor FA. Kedatangan minimal satu bek kuat bisa menentukan nasib mereka musim depan.

Gelandang Serang

Persija Jakarta, Liga 1 2018, Bursa transfer Liga 1 2018,

Persija butuh banyak kreasi dari lini tengah. (Wahyudin/Jawa Pos)

Persija bermasalah soal gelandang serang sejak kepergian Robertino Pugliara. Meski dalam pakem Teco gelandang serang tak diperlukan, tapi setidaknya si pemeran bisa juga bertugas sebagai playmaker yang atur irama tim.

Peran itu sebenarnya musim lalu dipegang Rohit Chand. Tapi, Rohit nyatanya belum sesuai ekspetasi dan terdepak dari tim musim depan.

Macan Kemayoran membutuhkan sosok gelandang modern, seperti Makan Konate atau Zah Rahan. Sebab, selain punya visi bagus, si gelandang juga cepat serta akurasi umpannya ditunggu.

Striker

Persija Jakarta, Liga 1 2018, Bursa transfer Liga 1 2018,

Bruno Lopes belum sesuai ekspetasi. (Media Persija)

Permasalahan striker memang tak selesai-selesai di kubu Persija. Sejak era Paco Kenmogne, para striker asing di klub Ibu Kota masih berkendala.

Faktanya, Persija jadi tim paling sedikit mencetak gol pada posisi lima besar Liga 1 musim lalu. Mereka punya Bruno Lopes, tapi sang marquee player belum seperti diharapkan.

Bruno yang diharapkan jadi mesin gol, cuma cetak 10 gol dalam 29 kali diturunkan, dan ptut diingat, tiga gol di antaranya dari titik putih. Reinaldo Elias da Costa sebenarnya bisa jadi jawaban andai benar-benar fit musim depan.

Sebab, dalam lima laga pertandingan pertamanya sejak masuk tengah musim lalu, dia sudah cetak tiga gol dan dua assist untuk Persija. Dia diharapkan bisa pulih 100 persen dan menggila seperti kala perkuat PSM Makassar.

(ies/JPC)

Sponsored Content

loading...
 TOP