
Ilustrasi
JawaPos.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengkritik besarnya anggaran pendidikan yang dialokasikan di Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) setiap tahunnya.
Sri Mulyadi menilai, kucuran anggaran tersebut belum sebanding dengan capaian yang diharapkan. Pemerintah, diakuinya, hingga kini masih terus mencari formulasi yang pas dalam penerapan sistem pendidikan di Indonesia.
Menanggapi hal itu, Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira mengatakan, permasalahan yang dialami saat ini adalah perihal kualitas belanja anggaran yang sangat rendah.
"Dana pendidikan misalnya habis untuk pembangunan fisik gedung sekolah baru dan prasarana sekolah," ujarnya kepada JawaPos.com, Minggu (25/11).
Sementara, lanjut Bhima, yang dibutuhkan sekarang adalah adanya peningkatan kualitas serta kuantitas guru.
"Kondisi kekurangan guru di sekolah negeri mencapai 988.133 guru. Jadi harus ada prioritas alokasi anggaran. Anggaran untuk pendidikan perlu dirombak total," kata dia.
Jika terus begitu, kata Bhima, sulit bagi pemerintah bisa meningkatkan kualitas pendidikan. Bahkan, bukan tidak mungkin Indonesia bisa menjadi bangsa kuli.
"Dampaknya dari salah alokasi anggaran yang berpengaruh pada rendahnya spending adalah kualitas pendidikan akan tertinggal dari negara ASEAN lainnya. Apalagi 2030 ada bonus demografi. Kalau pendidikannya rendah kita akan jadi bangsa kuli," tandasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Brighton vs Crystal Palace di Liga Inggris: The Seagulls Kunci Kemenangan di Derby M23
Prediksi Skor Persebaya vs PSS Sleman: Green Force Diunggulkan, Elang Jawa Tak Bisa Diremehkan
Prediksi Skor Persib vs Persik di Super League: Pangeran Biru Susah Payah Jinakkan Macan Putih
Prediksi Skor Lyon vs Nice: Les Gones Buru Kemenangan demi Melesat ke 3 Besar Klasemen Ligue 1
Celios Benarkan Akuisisi Saham BYAN Salah Satu Sebab Pasar Saham RI Terancam Downgrade
Francisco Rivera dan Matheus Lagoa Absen, Persebaya Surabaya Tetap Pede Pecundangi PSS Sleman
Prediksi Skor Juventus vs Lazio: Biancocelesti Bakal Merepotkan Tuan Rumah di Allianz Stadium
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Arsenal: Ujian Ketajaman Lini Serang Skuad Mikel Arteta
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persik Kediri: Marcos Reina Tak Mau Anggap Remeh
Prediksi Skor Leeds United vs Manchester United: Lisandro Martinez Sulit Masuk Starter

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022