Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 28 September 2026 | 05.01 WIB

Gus Lilur Kritik Dugaan Peredaran Uang Rp 401 Miliar di Muktamar ke-35 NU

Sidang Pleno I Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama di Aula Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jumat (28/8). (Anggi Fridianto/Jawa Pos Radar Jombang) - Image

Sidang Pleno I Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama di Aula Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jumat (28/8). (Anggi Fridianto/Jawa Pos Radar Jombang)

JawaPos.com – Dugaan politik uang dalam proses Muktamar ke-35 NU yang berlangsung di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, pada 27-31 Agustus 2026 jadi sorotan.

Tokoh Nahdlatul Ulama (NU), HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy alias Gus Lilur menduga ada potensi perputaran uang senilai Rp 401 miliar dalam suksesi kepemimpinan PBNU.

Gus Lilur menduga ada pemberian uang muka sekitar Rp 50 juta kepada sejumlah utusan PCNU/PWNU serta dugaan penggunaan kupon penukaran uang tunai di lokasi tertentu.

Kecurigaan itu muncul setelah beredar narasi yang membawa-bawa nama Presiden dan Istana Negara selama proses menjelang hingga berlangsungnya Muktamar.

"Terdapat pesan yang beredar dengan narasi, 'Ada salam dari Istana. Ada salam dari Bapak'," kata Gus Lilur kepada wartawan, Minggu (27/9).

Berbagai dugaan itu ditulis Gus Lilur dalam risalah kritis berjudul “NU, Gus Dur, dan Bromocorah Politik”.

Ia meyakini Presiden tidak terlibat dalam manuver politik untuk memenangkan calon tertentu dalam pemilihan Rais 'Aam maupun Ketua Tanfidziyah PBNU.

Menurut dia, klaim yang mengatasnamakan Istana tersebut perlu ditelusuri karena berpotensi digunakan untuk memengaruhi peserta Muktamar.

Gus Lilur menyebut nama Saifullah Yusuf, Nusron Wahid, dan Juri Ardiantoro terkait dugaan pencatutan tersebut.

Namun, tudingan itu memerlukan pembuktian melalui proses pemeriksaan serta bukti yang dapat dipertanggungjawabkan. Meski demikian, ia mencurigai adanya dugaan transaksi suara.

Editor: Bayu Putra
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore