
Alissa Wahid saat Muktamar NU ke-35 di Tambakberas Jombang. (Dony/JawaPos.com)
JawaPos.com - Alissa Wahid menegaskan bahwa para kandidat Ketua Umum PBNU tidak memiliki kewenangan untuk menentukan mekanisme pemilihan, apakah menggunakan sistem Ahlul Halli wal Aqdi (Ahwa) atau pemungutan suara (voting).
Pernyataan tersebut disampaikan Alissa menyusul adanya lima kandidat yang disebut telah menyepakati penggunaan sistem Ahwa dan meminta kandidat lainnya mengikuti mekanisme serupa dalam pembahasan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU).
Alissa menilai, mekanisme pemilihan merupakan bagian dari keputusan yang harus ditentukan oleh muktamirin, bukan oleh kandidat yang berkontestasi.
“Bila lima kandidat telah bersepakat menerima sistem Ahwa dan meminta kandidat lain menerima sistem Ahwa, ya enggak bisa,” ujar Alissa saat ditemui wartawan di Sidang Pleno Aula Gedung Serba Guna Pesantren Tambakberas, Jombang, Sabtu (29/8).
Alissa menambahkan, persoalan yang sedang dibahas dalam forum Muktamar bukan semata-mata mengenai pemilihan Ketua Umum PBNU periode mendatang.
Forum tersebut juga membahas Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) NU yang berlaku untuk perjalanan organisasi dalam jangka panjang.
“Karena kita sedang tidak bicara tertib, tapi sedang bicara Anggaran Dasar. Kalau kita bicara Anggaran Dasar, panjang tentang NU, bukan pemilihan kali ini,” katanya.
Alissa menekankan, kandidat yang maju dalam pemilihan Ketua Umum PBNU seharusnya tidak mengarahkan forum untuk memilih mekanisme tertentu demi kepentingan kontestasi.
Ia menyebut keputusan mengenai Ahwa atau voting berada di tangan peserta Muktamar, khususnya Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) dan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) yang memiliki hak dalam forum tersebut.
Ia tidak mempermasalahkan apabila akhirnya muktamirin memilih Ahwa. Begitu pula jika peserta Muktamar menghendaki pemilihan dilakukan melalui voting.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Fulham vs Hull City: The Tigers Berpeluang Menang Tipis di Craven Cottage
Prediksi Skor Garudayaksa vs Arema FC: Produktivitas Singo Edan Jadi Ancaman Bagi Tuan Rumah
Prediksi Skor Lille vs Brest di Liga Prancis: Verdonk Starter, Les Dogues Berjaya di Pierre Mauroy
Prediksi Susunan Pemain Real Betis vs Barcelona: Yamal dan Adeyemi Jadi Andalan
Prediksi Skor Hamburger SV vs Stuttgart: Die Roten Siap Pesta Gol di Volksparkstadion
Prediksi Skor Espanyol vs Atletico Madrid di Liga Spanyol: Los Rojiblancos Pertahankan Laju Positif
Prediksi Skor PSGC Ciamis vs PSIS Semarang di Pegadaian Championship: Tuan Rumah Hadapi Ujian Berat
Prediksi Susunan Pemain AS Roma vs Genoa: Santiago Castro Siap Jadi Andalan
Prediksi Skor Semen Padang vs PSMS di Championship: Kabau Sirah Bidik Kemenangan Kandang Perdana
Prediksi RANS Nusantara vs Persela Lamongan: Laskar Joko Tingkir Berburu Kemenangan di Malang

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022