
Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Rabu (11/2). (Muhamad Ridwan/JawaPos.com).
JawaPos.com - Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menegaskan tidak ada satu pihak pun yang merasa senang atas terjadinya bencana alam di Indonesia. PDIP justru mengajak semua pihak untuk bergotong royong membantu warga terdampak bencana.
Pernyataan ini merespons narasi Presiden Prabowo Subianto yang menyatakan bahwa ada pihak-pihak yang senang atas terjadinya bencana alam di wilayah Sumatera.
"Yang jelas bukan PDI Perjuangan, karena PDI Perjuangan tidak senang kalau terjadi bencana. Tetapi kami siap sedia karena kami paham bahwa kita tinggal di Ring of Fire," kata Hasto ditemui di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Jumat (13/2).
Ia tak memungkiri, ada kesalahan kebijakan di masa lalu berupa konversi hutan yang berlebihan, yang kemudian menciptakan kerusakan ekologis, ada global warming. Karena itu, PDIP justru ingin merangkul semua pihak untuk bersama-sama membantu masyarakat terdampak bencana.
"Nah, sehingga sebaiknya mari kita merangkul semuanya agar kita fokus di dalam membantu rakyat yang sampai sekarang, yang terkena korban bencana itu belum sepenuhnya pulih," tegasnya.
Berdasarkan pengamatan para kader PDIP di lapangan, lanjut Hasto, situasi di wilayah terdampak bencana belum sepenuhnya pulih. Hasto mengajak berbagai pihak untuk bersama-sama gotong royong memulihkan wilayah terdampak bencana.
"Infrastruktur umumnya belum pulih, fasilitas publiknya belum pulih. Sehingga pemerintah tentu seharusnya merangkul siapapun yang punya niat baik untuk bersama-sama bergotong royong di dalam membantu rakyat di wilayah-wilayah tersebut. Itu yang diharapkan oleh PDI Perjuangan," imbuhnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto dalam acara peresmian SPPG Polri dan Gudang Ketahanan Pangan di Palmerah, Jakarta Barat, menyatakan bahwa pemerintah hadir saat bencana Sumatera. Ia mengapresiasi jajaran TNI-Polri dan kementerian/lembaga yang berhari-hari turun di lokasi terdampak bencana.
"Saya keliling, saya tanya, sudah berapa lama di sini? Ada yang jawab 20 hari, ada yang tiga minggu, bahkan satu bulan. Ini bukti negara hadir," ucap Prabowo, Jumat (13/2).
Prabowo secara eksplisit menyentil pihak-pihak yang dituding merasa senang atas terjadinya bencana alam di Sumatera. Menurutnya, ada kelompok yang bisa memanfaatkan ketidakpercayaan kepada pemerintah.
"Memang ada kelompok tertentu seperti itu, tetapi kita buktikan negara bergerak, semua bahu-membahu. Rakyat harus melihat negara hadir, bukan saling menjatuhkan," pungkasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kasus Penjahit Rasis Bali Kembali Diperbincangkan, Diduga Ada Intimidasi Saat Audiensi
Prediksi Skor Sabah FC vs Persib Bandung: Pangeran Biru Bidik Puncak Dewata Challenge Series 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
15 Kata Cristiano Ronaldo ke Lionel Messi Setelah sang Ayah Meninggal Dunia
Biaya Nany Widjaja untuk Lobi Pembelian Tanah Rp 50 M, Harga Tanah Hanya Rp 30 M
Bentrokan di USS Abraham Lincoln: 7 Prajurit Dilaporkan Tewas di Tengah Perang dengan Iran
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
