Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 15 November 2023 | 06.43 WIB

Komitmen Lindungi Data Pribadi Masyarakat, Ganjar-Mahfud Akan Bentuk Lembaga Pengawasan Independen

Pasangan Ganjar - Mahfud saat melakukan pengambilan nomor urut peserta Pilpres 2024. - Image

Pasangan Ganjar - Mahfud saat melakukan pengambilan nomor urut peserta Pilpres 2024.

 
JawaPos.com - Calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres) Ganjar Pranowo-Mahfud MD ingin memastikan data pribadi masyarakat tersimpan dengan aman di ruang digital. Bahkan, Ganjar-Mahfud berkomitmen untuk membentuk lembaga pengawasan independen untuk mengamankan data diri masyarakat.
 
Komitmen itu dituangkan Ganjar-Mahfud, dalam visi misi Indonesia Unggul subtema Ekosistem Digital Berdaya Saing. 
 
"Memastikan negara hadir di ruang digital melalui penerapan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi secara menyeluruh, termasuk pembentukan lembaga pengawasan independen," tulis visi misi Ganjar-Mahfud.
 
Pengamat keamanan Siber dan Forensik Digital dari Vaksincom Alfons Tanujaya menyatakan bahwa komitmen melindungi data pribadi masyarakat di ruang digital sangat penting. Namun, ia mengharapkan Ganjar-Mahfud harus mampu menjalankan janji politik tersebut.
 
 
"Hal ini penting dan dituliskan dalam komitmen dan program itu mudah saja. Yang sulit adalah menjalankannya," kata Alfons kepada JawaPos.com, Selasa (14/11).
 
Alfons mengungkapkan, data pribadi masyarakat memang sudah banyak bocor. Bahkan, tak sedikit menjadi korban eksploitasi akibat bocornya data diri di ruang digital. 
 
"Jadi perlu penjabaran lebih detail bagaimana melakukannya," ucap Alfons.
 
 
Alfons menaruh harapan besar, agar janji politik itu dapat terealisasi. Sehingga harus konsisten, agar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
 
"Jadi jangan sampai hanya sebatas program atau jargon saja, tetapi harus realistis dan bisa dijalankan dengan konsisten dan nyata," harap Alfons.
 
Sementara itu, Ganjar Pranowo menyampaikan kepada para generasi muda untuk terus menggali potensi diri dalam menghadapi perkembangan zaman yang semakin cepat. Menurutnya, generasi muda saat ini harus menguasai literasi digital agar dapat mengimbangi penguasaan teknologi dalam menelusuri informasi.
 
"Mereka menghadapi situasi yang tidak mudah, maka keseriusan dalam belajar penting menggunakan teknologi digital, sehingga literasi digital juga penting," kata Ganjar saat menghadiri kelulusan pelajar dan halal bi halal santri di Yayasan As Sahro, Kecamatan Kepil, Kabupaten Wonosobo, Selasa (30/5).
 
Tak hanya mendorong pelajar, Ganjar juga meminta pihak sekolah agar dapat mendampingi siswanya sehingga kelak para pelajar dapat beradaptasi dengan dunia luar. Ganjar berharap para lulusan dapat membuat kreasi dan inovasi untuk berkompetisi. Sehingga kemampuan diri yang didapat selama sekolah bisa dikembangkan secara optimal.
 
"Kalau mereka bisa menguasai itu (teknologi), mereka tidak akan dikuasai oleh alat itu sehingga kita harapkan kepada guru termasuk sekolahnya untuk bisa selalu update, bisa mendampingi siswanya sehingga kelak mereka lulus akan menjadi manusia yang hebat," pungkas Ganjar.
Editor: Dimas Ryandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore