
Bakal calon presiden Prabowo Subianto (tengah) melambaikan tangan seusai menghadiri deklarasi relawan Penerus Negeri di Jakarta, Sabtu (28/10/2023).
JawaPos.com - Wakil Ketua Umum dan Juru Bicara Partai Garuda Teddy Kusniadi menilai pernyataan bakal calon presiden dari Koalisi Indonesia Maju (KIM) Prabowo Subianto yang meminta buruh tidak terus menuntut kenaikan gaji kepada perusahaan adalah fakta yang ada di lapangan.
Menurut Teddy, Prabowo tidak ingin perusahaan-perusahaan beralih ke negara lain sehingga merugikan perekonomian Indonesia.
"Prabowo sampaikan bahwa jangan pengusaha dituntut untuk menaikkan gaji terus-menerus karena akan mencekik perusahaan," ujar Teddy dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Jumat, (10/11).
Hal itu, kata Teddy, yang menyebabkan perusahaan pindah ke negara lain sehingga merugikan perekonomian Indonesia. Apalagi, ssudah banyak program pemerintah untuk membantu masyarakat.
Bila perusahaan-perusahaan itu mengalami kerugian, lanjut dia, akan berimbas pada para buruh. Bahkan, tidak hanya pengusaha yang rugi, tetapi buruh juga rugi.
"Ada banyak buruh yang akhirnya tidak bisa lagi mendapatkan pekerjaan dan hidupnya lebih sulit daripada saat dia masih memiliki pekerjaan tetap," katanya.
Teddy juga menjelaskan, pengurangan tenaga kerja atau pemutusan hubungan kerja (PHK) yang terjadi di mana-mana karena pendapatan perusahaan tidak lagi bisa menutupi pengeluaran.
Pekerjaan dua sampai tiga orang, kata dia, akhirnya dikerjakan satu orang untuk mengover kenaikan upah yang juga diikuti kenaikan harga bahan untuk produksi.
Karena di-PHK, akhirnya bekerja serabutan, tidak ada pekerjaan tetap sehingga pendapatan setiap bulan jauh daripada saat mereka masih bekerja tetap.
"Lalu yang terjadi hanya penyesalan karena tidak ada yang bisa membantu mereka. Orang-orang yang dahulu mengajak untuk menuntut perusahaan pun tidak bisa membantu mereka," kata Teddy.
Oleh karena itu, Teddy menegaskan kembali pernyataan Prabowo itu merupakan fakta. Prabowo tidak ingin perusahaan dan buruh menjadi korban.
"Jadi, Prabowo tidak menyampaikan hal-hal yang terlihat menggiurkan, tetapi jauh dari kenyataan," tambahnya.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
