
Presiden Prabowo Subianto menghadiri perayaan hari buruh di Jakarta, Jumat (1/5). (Istimewa)
JawaPos.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan di seluruh Indonesia melalui pembangunan Kampung Nelayan secara masif. Tahun ini, pemerintah menargetkan peresmian 1.386 Kampung Nelayan yang tersebar di berbagai wilayah.
Prabowo menyebut pembangunan Kampung Nelayan sebagai langkah besar yang belum pernah dilakukan di sepanjang sejarah Indonesia. Ia mengklaim, baru di pemerintahannya ini para nelayan masuk dalam program prioritas pembangunan.
“Dan kita tahun ini akan meresmikan 1.386 Kampung Nelayan. Pertama kali dalam sejarah RI nelayan diurus. Tahun depan kita akan buka 1.500 kampung nelayan, tahun depannya lagi 1.500, tahun depannya lagi 1.500,” ujar Prabowo dalam acara Perayaan Hari Buruh May Day di Monas, Jakarta Pusat, Jumat (1/5).
Baca Juga:9 Cara Orang Tua Mendidik Anak Agar Tumbuh Menjadi Pengambil Keputusan yang Bijak dan Mandiri
Ia menjelaskan, program tersebut akan berlanjut secara bertahap dalam beberapa tahun ke depan. Secara keseluruhan, pemerintah menargetkan perbaikan kesejahteraan bagi sekitar 6 juta nelayan di Tanah Air.
Tak hanya itu, dampak program ini juga diyakini akan dirasakan oleh keluarga nelayan. Prabowo memperkirakan lebih dari 20 juta masyarakat Indonesia, termasuk anak dan istri nelayan, akan mendapatkan manfaat langsung.
“Semuanya nanti kurang lebih ada 6 juta nelayan yang akan kita perbaiki hidupnya, dengan anak dan istri 20 juta lebih rakyat Indonesia hidupnya akan lebih baik, lebih sejahtera,” tegasnya.
Lebih lanjut, Prabowo mengungkapkan bahwa program Kampung Nelayan tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga penyediaan fasilitas penunjang. Salah satu masalah utama yang selama ini dihadapi nelayan adalah keterbatasan sarana penyimpanan hasil tangkapan.
Selain itu, pemerintah juga akan memberikan bantuan kapal bagi para nelayan guna meningkatkan produktivitas dan efisiensi saat melaut. Dengan dukungan infrastruktur dan alat tangkap yang memadai, diharapkan hasil tangkapan meningkat dan pendapatan nelayan ikut terdongkrak.
“Yang selama ini mereka susah, mereka melaut tanpa es. Sekarang, kita bikin pabrik es di tiap kampung nelayan. Kita juga akan bantu kapal-kapal untuk mereka” tukasnya.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
