Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 2 Mei 2026 | 22.09 WIB

Pesan Prabowo untuk Perusahaan yang Menyerah di Tengah Krisis Global, Negara Ambil Alih

Presiden Prabowo Subianto didampingi sejumlah pimpinan organisasi-organisasi buruh menyapa para buru dalam May Day 2026 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Jumat (1/5/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com) - Image

Presiden Prabowo Subianto didampingi sejumlah pimpinan organisasi-organisasi buruh menyapa para buru dalam May Day 2026 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Jumat (1/5/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Pemerintah memberi sinyal tegas di tengah tekanan ekonomi global. Perusahaan yang tidak mampu bertahan tidak akan dibiarkan jatuh begitu saja. Negara siap turun tangan demi melindungi buruh.

"Kalau ada pengusaha yang menyerah, jangan khawatir, negara kita kuat. Negara akan mengambil alih dan membela rakyat Indonesia," ucap Presiden Prabowo Subianto saat berpidato di depan ribuan buruh di Lapangan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Jumat (1/5).

Dalam kondisi global, Prabowo menyinggung banyak negara yang sedang menghadapi krisis. Namun demikian, Indonesia masih berada dalam posisi yang relatif aman.

"Saudara-saudara, perhatikan, seluruh dunia dalam keadaan krisis. Banyak negara sudah panik, kita masih aman. Kita swasembada pangan, pangan kita aman," ungkapnya.

Prabowo optimistis Indonesia akan segera mencapai kemandirian energi dalam waktu dekat. "BBM kita masih aman. Dalam beberapa tahun ke depan, kita akan swasembada BBM dan energi," lanjutnya.

Sebagaimana diketahui, pemerintah telah menyiapkan langkah konkret melalui pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan Kesejahteraan Buruh. Kebijakan ini merupakan respon negara dalam menghadapi potensi gelombang PHK akibat ketidakpastian global.

"Saya sudah mengeluarkan Keputusan Presiden Nomor 10 Tahun 2026 tentang pembentukan Satuan Tugas Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja dan Kesejahteraan Buruh," ujar Prabowo.

Mantan Pangkostrad itu memastikan pemerintah berpihak pada buruh, khususnya mereka yang terancam kehilangan pekerjaan di tengah situasi ekonomi global yang tidak menentu.

"Jangan khawatir, kita akan membela kepentingan buruh. Yang terancam PHK, kita akan membela dan melindungi," tegasnya.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore