
dpr ri
JawaPos.com - Anggota Komisi VI DPR Marwan Jafar mendesak Kementerian Keuangan (Kemenkeu) pimpinan Sri Mulyani untuk segera memberikan perhatian serius kepada perusahaan BUMN yang mendapat Penyertaan Modal Negara (PMN).
Karena menurut politikus PKB itu, sejumlah perusahaan BUMN yang mendapat PMN tersebut harus segera di realisasikan dan diselamatkan.
“Kami mendesak Kementerian Keuangan untuk memberikan atensi serius kepada perusahaan BUMN yang mendapat PMN. Sejumlah perusahaan BUMN kalau tidak mendapat PMN itu bisa masuk ICU. Meski tidak semuanya,” kata Marwan kepada wartawan, Jakarta, Senin (19//7).
Marwan juga menuturkan, pemberian PMN itu dalam rangka membantu penanganan pandemi Covid-19 dan menggerakkan perekonomian nasional. Sekaligus penugasan dari pemerintah. Untuk itu, Kemenkeu harus segera memberikan atensi khusus.
“Misalnya BUMN farmasi itu harus disuntik PMN karena kondisi dan masalah kesehatan. BUMN infrastruktur, BUMN Pangan, BUMN Pertahanan, dan lain-lain. Bagaimana dengan ada PMN ini bisa menyerap tenaga kerja dan menumbuhkan gairah ekonomi di sentra-sentra strategis,” ujar mantan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi itu.
Diketahui berikut 12 perusahaan BUMN yang disetujui mendapat PMN tambahan tahun anggaran 2021 sebesar Rp 33,9 triliun dan PMN tahun anggaran 2022 yakni Rp 72,449 triliun sehingga total mencapai Rp 106,35 triliun:
1. Hutama Karya Rp 31,35 T, untuk Jalan Tol Trans Sumatera.
2. BUMN Pariwisata in Journey (Aviasi Pariwisata Indonesia/Aviata) Rp 9,318 T, permodalan dan restrukturisasi, proyek Mandalika.
3. PLN Rp 8,231 T, transmisi gardu induk dan listrik perdesaan.
4. BNI Rp 7 T, penguatan modal tier 1 dan CAR (rasio kecukupan modal).
5. KAI-KCJB Rp 4,1 T, PSN Kereta Cepat.
6. Waskita Karya Rp 3 T, penguatan modal, restrukturisasi.
7. IFG Rp 2 T, restrukturisasi Jiwasraya.
8. Adhi Karya Rp 2 T, jalan tol Solo-DIY, Bawen dan proyek SPAM Karian-Serpong.
9. Perumnas Rp 2 T, perumahan rakyat berpenghasilan menengah rendah (MBR).
10. Bank BTN Rp 2 T, penguatan modal tier 1 dan CAR.
11. RNI Rp 1,2 T, penguatan industri pangan.
12. Damri Rp 250 miliar, penguatan modal dan penyediaan armada.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Jessica Mila Sentil Kapten Kapal Soal Polemik Pulau Padar: Harus Terbuka soal Larangan Berlayar!
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku Sepekan
