Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 6 Oktober 2020 | 22.35 WIB

Aziz Syamsuddin Berbisik ke Puan Maharani saat Drama Mikrofon Mati

Ketua DPR, Puan Maharani didampingi Wakil Ketua DPR, Azis Syamsuddin dan Wakil Ketua, DPR Rachmat Gobel dan Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad dalam Sidang Paripurna DPR RI di Fedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (5/10/2020). Dalam - Image

Ketua DPR, Puan Maharani didampingi Wakil Ketua DPR, Azis Syamsuddin dan Wakil Ketua, DPR Rachmat Gobel dan Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad dalam Sidang Paripurna DPR RI di Fedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (5/10/2020). Dalam

JawaPos.com - Wakil Ketua DPR Aziz Syamsuddin menjelaskan mengenai mikrofon Fraksi Partai Demokrat yang mendadak dimatikan saat interupsi pengesahan RUU Omnibus Law Cipta Kerja yang menjadi UU. Aziz mengatakan dirinya berbisik kepada koleganya Puan Maharani terkait mikrofon tersebut yang suaranya double antara anggota dewan satu dengan yang lainnya saat Fraksi Partai Demokrat interupsi.

"Nah saya berbisik kepada Bu Ketua (Puan Maharani-Red) supaya tidak doubling (ganda-Red).‎ Jadi permintaan saya supaya tidak doubling. Tadi saya contohkan saya menyalakan Zoom Meeting suaranya kelua. Anda menyalakan Zoom Meeting suaranya keluar, soundnya double. Itu yang saya bilang (berbicara ke Puan Maharani-Red) supaya saya bisa mendengar," ujar Aziz di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (6/10).

Namun Aziz tidak mengatakan apakah dirinya meminta kepada Puan Maharani untuk mematikan mikrofon saat interupsi anggota DPR dari Fraksi Partai Demokrat tersebut. Aziz mengatakan dalam tata tertib anggota DPR yang telah disahkan memuat mengenai setiap lima menit anggota dewan berbicara.

Maka mikrofon yang ada di mejanya tersebut akan mati secara otomatis. "Itu disahkan dalam rapat paripurna tanggal 2 April 2020. Mekanisme itu disahkan bersama-sama. Sehingga kalau sudah disahkan ya ikuti sama-sama.

Politikus Partai Golkar tersebut berujar dirinya saat menjadi pimpinan rapat paripurna fungsinya adalah mengatur jalannya rapat. Sehingga jangan sampai adanya interupsi satu dengan yang lainnya saling bertabrakan. "Sebagai pimpinan saya mengatur lalu lintas," ungkapnya.

‎Diketahui, beredar video berdurasi 07.00 detik di media sosial saat Ketua DPR Puan Maharani mematikan mikrofon ‎Anggota DPR dari Fraksi Partai Demokrat Irwan.

Adapun momen dimatikannya mikrofon milik Irwan saat Fraksi Partai Demokrat terjadi pada Senin (5/10) kemarin. Saat itu Irwan memberikan interupsi terkait penolakannya Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus Law Cipta Kerja yang baru disahkan menjadi UU.

Di video tersebut tampak Wakil Ketua DPR Aziz Syamsuddin berbisik kepada koleganya Ketua DPR Puan Maharani. Namun tidak terdengar apa yang mereka ucapkan. Barulah mikrofon tersebut dimatian oleh Puan Maharani. "Menghilangkan hak-hak rakyat kecil. Kalau mau dihargai tolong hargai," kata Irwan yang seraya Puan Maharani mematikan mikrofon tersebut.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore