
Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma
JawaPos.com - Aturan larangan kampamye di area pondok pesantren tengah menjadi perdebatan. Karena masing-masing kubu diketahui masih kerap kali berkunjung ke wilayah para santri itu.
Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf, Abdul Kadir Karding bahkan merasa dirugikan atas adanya aturan ini. Alasannya, ada perbedaan antara pesantrem dan lembaga pendidikan umum.
Perbedaan itu terlihat dari peserta didiknya. Menurutnya di pesantren ada santri yang menetap bertahun-tahun di situ. Secara otomatis pengetahuan politik bisa dianggap kurang karena tak banyak informasi dari kuar yang bisa diserap.
"Undang-Undang (Pemilu) hanya bilang lembaga pendidikan (yang dilarang). Tapi PKPU sebut pesantren lembaga pendidikan. Ini yang konslet," ujar Karding di Rumah Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (15/10).
Meski begitu Karding memastikan kubu Jokowi-Ma'ruf akan tetap mengikuti aturan yang berlaku. Dia pun menegaskan bahwa kedatangan Ma'ruf ke pesantren bukan beragendakan kampanye. Hanya sebatas silaturahmi.
Guna memmbuktikan omongannya, mantan Sekjen Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu mempersilahkan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk melakukan pengawasan terhadap kegiatan yang dilakukan Ma'ruf di pesantren.
"Kiai Ma'ruf tak berkampanye disana dan silakan Bawaslu melakukan pengawasan. Kita terbuka kok. Kita tetap ikut aturan, walaupun kami merasa dirugikan," imbuhnya.
Lebih jauh Karding menyebut pihaknya akan menemui KPU dan Bawaslu untuk membahas aturan ini. Yaitu terkait Undang-Undang nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu Pasal 280 ayat 1 huruf h terkait jenis-jenis area yang dilarang digunakan berkampanye.
"Iya (nanti akan kita bicarakan dengan Bawaslu soal aturan ini)," tandasnya.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
