Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 8 Februari 2024 | 03.00 WIB

Di hadapan Purnawirawan TNI-Polri, Ganjar Klaim Polingnya Paling Tertinggi Usai Debat Kelima Pilpres 2024

 

alon presiden (capres) nomor urut 3 Ganjar Pranowo menjelaskan jurus jitu dalam mengentaskan pengangguran di Indonesia. (TPN Ganjar-Mahfud)

 
JawaPos.com - Calon presiden (Capres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo mengklaim,  polingnya di posisi tertinggi pasca debat capres-cawapres yang terakhir. Ganjar pun mengaku kaget dengan hasil tersebut.
 
“Saya kaget karena pada debat itu, banyak poling yang mengatakan posisinya tertinggi. Bukan saya mau sombong, tapi hasil konfirmasi dari TNI, konfirmasi dari Polri mereka katakan, Mas Ganjar yang Anda omongkan benar,” kata Ganjar saat menerima dukungan dari keluarga besar para purnawirawan TNI dan Polri, di The Tjolomadoe Karanganyar, Rabu (7/2). 
 
Dalam debat kelima itu, lanjut Ganjar, dia menyampaikan tidak semua masyarakat membutuhkan makan gratis. Ia menekankan, saat debat itulah dirinya sadar, pentingnya pengetahuan, kecerdasan, intelektualitas tak terkecuali kecerdasan emosional dan segala sesuatunya tidak hanya sebatas omong-omong.
 
“Pakai G ya, kenapa pakai G, karena Ganjar, kalau yang lain kan nggak pakai G,” tegasnya.
 
Oleh sebab itu, menjadi penting dalam memaparkan visi misi, program kerja menggunakan data. Itulah cara untuk mengedukasi agar masyarakat punya preferensi untuk memilih, bukan dengan hoaks dan fitnah. 
 
“Apa yang menjadi program harus masuk pada substansi persoalan, jangan asal-asalan, kan tidak bisa hanya sekadar omong-omong. Jadi yang diperlukan di sini adalah sebuah konsistensi dalam membuat program,” singgung Ganjar. 
 
Dalam kesempatan itu, Ganjar mengaku sedih lantaran demokrasi di Indonesia sedang diuji. Menurutnya, banyak tokoh-tokoh agama mulai bicara, masyarakat sipil mulai teriak dan kampus bergerak semuanya. 
 
Ganjar pun meminta, agar jangan mengintimidasi kampus, karena kampus merupakan mimbar akademik yang merdeka. Kebebasan mimbar dengan segala intelektualitas dan pengetahuannya. 
 
“Saya heran kepanikannya kemudian ditunjukkan dengan mengintimidasi rektor. Ya gak bisa, orang baik, orang benar, orang jujur yang ingin republik ini baik, maka tidak mau dipaksa,” pungkasnya.

Editor: Dimas Ryandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore