JawaPos.com - Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyatakan bahwa jika Partai Demokrat berhasil memenangkan pemilu dan kembali masuk dalam pemerintahan, mereka akan berusaha dan berjuang untuk memperluas terbukanya lapangan pekerjaan. Sehingga terjadi peningkatan perekonomian dan daya beli masyarakat.
Pernyataan itu disampaikan AHY saat memberikan pengarahan kepada para kadernya saat berkunjung ke Kota Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB).
"Tadi saya catat aspirasi yang disampaikan oleh Ketua DPD mewakili masyarakat NTB. Yang harus ditingkatkan komoditas utamanya adalah pertanian (dengan hasil produksinya berupa) jagung, padi, bawang, udang, garam. Ini bukan hanya saya catat, tapi Insya Allah jika Demokrat kembali menang dan kuat di pemerintahan, yang begini-begini yang akan kita perjuangkan. Termasuk sektor tambang dan mineral,” kata AHY, Senin (1/1).
AHY mengutarakan, NTB memiliki sumber daya alam (SDA) yang potensial. Sehingga penting menghadirkan investasi agar ekonomi kerakyatan terus bergerak.
"Tinggal bagaimana akses investasi mengalir. Modal bergerak. Sehingga masyarakat bukan hanya harus bekerja keras tetapi kesejahteraanya mengalir. Kekayaan alam tidak ada gunanya kalau tidak bisa dinikmati masyarakat,” ungkap AHY.
AHY mengutarakan, Partai Demokrat AHY tidak hanya memberi janji, karena telah memberi bukti kerja yang baik selama masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Ia juga menyinggung bahwa dalam perjalanan pemerintahan pasti ada kinerja baik yang harus diteruskan dan ditingkatkan.
"Namun juga harus diakui sejumlah sektor dalam kehidupan masyarakat ada yang harus diperbaiki," papar AHY.
Sementara itu, Ketua DPD Partai Demokrat NTB Indra Jaya Usman alias IJU menyampaikan ungkapan terimakasih atas kunjungan orang nomor satu di partai berlambang bintang mecy itu. IJU sempat menyampaikan sejumlah harapan yang ingin dititipkanya mewakili keluarga Partai Demokrat dan masyarakat NTB.
“Kami disini akan berdoa dan bekerja keras sebagai bentuk terima kasih kami yang di NTB, meski kami hanya terhitung sebagai provinsi kecil, namun ketum selalu menyempatkan waktu untuk mendatangi kami. Kami akan berjuang sekuat tenaga untuk memenangkan Partai Demokrat dan juga supaya Ketum AHY bisa masuk menjadi bagian dari kabinet yang akan datang," ucap IJU.
IJU menitipkan tiga sektor utama pendukung ekonomi masyarakat NTB yang harus jadi prioritas ke depan. Selain itu beberapa sektor lain juga disebutnya masih membutuhkan perhatian lebih, karena menjadi kebutuhan mendasar bagi kehidupan masyarakat provinsi yang berpenduduk hampir 6 juta orang ini.
“Kami ingin menyampaikan karena NTB ini adalah tujuan dari investasi. Pulau Sumbawa memiliki sumber daya alam mineral, emas dan lain sebagainya, di Pulau Lombok ada pariwisata. Kami berharap Ketum nanti bisa memajukan investasi yang ramah dengan rakyat," ujar IJU.
Meski memiliki SDA yang kaya, tetapi wilayah NTB masih sangat terasa angka pengangguran dan kemiskinan. Serta bidang kesehatan, utamanya menekan angka stunting di NTB.
"Karena kami memiliki masalah dengan pengangguaran dan kemiskinan. Masalah ketiga yang ingin kami sampaikan adalah di bidang kesehatan. Masalah stunting dan infrastruktur kesehatan,” pungkasnya.