
Petugas mengevakuasi gerbong KRL Commuterline yang tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (28/4/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Proses evakuasi pasca kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur terus dikebut. Pemerintah memastikan proses pengangkatan gerbong terakhir yang masih berada di jalur rel ditargetkan selesai pada Selasa (38/4), sore hari ini.
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menuturkan, tim di lapangan sedang berupaya keras mengangkat gerbong khusus wanita yang masih berada di lokasi tabrakan. Harapannya, jalur kereta dapat segera kembali normal.
"Ya, tadi saya mendapat penjelasan sebetulnya diharapkan sekitar jam-jam 4 begitu sampai dengan jam 5 ini bisa kembali terjadi normalisasi ya," ujar AHY saat meninjau Stasiun Bekasi Timur, Selasa (28/4).
Ia menambahkan, setelah proses pengangkatan gerbong rampung, PT KAI akan segera melakukan pengecekan mendalam, terutama pada infrastruktur listrik aliran atas. Hal ini untuk memastikan keselamatan operasional saat jalur kembali dibuka untuk umum.
Data Korban Terkini
Dalam peninjauannya, AHY juga memaparkan update data korban pasca insiden tersebut. Pihaknya memastikan penanganan medis bagi korban selamat menjadi prioritas utama pemerintah.
"Update sampai dengan jam 1 siang tadi ada 15 orang yang meninggal dunia dan 88 orang yang masih dirawat. Termasuk ada tiga yang tadinya terjepit bisa kita evakuasi dan masih dalam perawatan di rumah sakit," katanya.
AHY menegaskan bahwa pemerintah tidak akan tinggal diam. Sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, akan dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem perkeretaapian nasional.
Pemerintah tengah berkoordinasi dengan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan dan mencegah kejadian serupa terulang.
"Kami akan mengawal proses ini dan tadi saya sampaikan kepada KNKT agar dilakukan secara transparan seutuh-utuhnya karena tidak ada yang lebih berharga dari nyawa manusia," tegasnya.

Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 MenitÂ
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Analisis Prediksi Bursa Spanyol vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Roja Lebih Dijagokan Juara Piala Dunia 2026
Jude Bellingham Ungkap Adu Argumennya dengan Lionel Messi saat Inggris Tumbang dari Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
3 Fakta Statistik yang Untungkan Spanyol Kalahkan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Luis de la Fuente Punya Pola Juara
