Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 9 November 2023 | 05.41 WIB

Hadiri Rakornas DKPP, Zulhas Ingin Pemilu dan Pilpres 2024 Jurdil

Zulhas pastikan harga bahan pokok stabil, dan meminta Pemda mensubsidi jika ada kenaikan. (Istimewa).

JawaPos.com - Selain Presiden Joko Widodo (Jokowi), sejumlah pejabat negara juga hadir dalam Rapat Kerja Nasional (Rakornas) Pemilu Berintegritas yang digelar oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu RI (DKPP).

Salah satunnya, Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan. Ketum parpol dua periode yang bisa disapa Zulhas itu berharap, pemilu 2024 berlangsung sukses dan demokratis. 

"Ia juga berharap agar hasil Pemilu sesuai yang diharapkan oleh rakyat Indonesia. Karena itu pemilu harus berjalan demokratis, jujur, adil (jurdil),” kata Zulhas di sela-sela acara Rakornas DKPP yang digelar di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Rabu (8/11).

Selain Zulhas, Rakornas DKPP juga turut dihadiri oleh tokoh lainnya seperti Menkopolhukam RI Mahfud MD, MenPAN RB Abdullah Azwar Anas, Mendagri Tito Karnavian, Panglima TNI Yudo Margono, Kapolri Listyo Sigit Prabowo, Pj Gubernur DKI Heru Budi Santoso, Ketua KPU Hasyim Asyari, Rahmat Bagja, dan Ketua Umum DKPP Heddy Lukito.

Sebelumnya, Presiden Jokowi meminta penyelenggara pemilu, dalam hal ini DKPP untuk mampu mengawasi para penyelenggara yakni KPU dan Bawaslu, agar pesta demokrasi berjalan dengan demokratis. Ia menyebut, banyak pihak yang menganggap bahwa pemilu di Indonesia mudah diintervensi.

"Tadi bisik-bisik di ruang tunggu, saya sampaikan ke Pak Ketua DKPP, karena kan tugasnya memang mengawasi dan mengontrol KPU dan Bawaslu, kalau di daerah dibantu oleh tim pemeriksa daerah. Ya memang harus berani mengontrol tegas mengawasi, kalau ada yang tidak benar ya berani meluruskan," kata Jokowi dalam sambutannya pada acara Rakornas Penyelenggara Pemilu, di Hotel Grand Sahid Jaya, Jalan Sudirman, Jakarta, Rabu (8/11).

Ia pun mempertanyakan, pihak-pihak yang menyebutkan bahwa pemilu mudah diintervensi. Sebab, di setiap tempat pemungutan suata (TPS) terdapat saksi dari partai politik dan aparat keamanan yang selalu berjaga agar proses pemungutan suara berjalan lancar.

"Banyak yang menyampaikan bahwa pemilu kita ini gampang diintervensi. Diintervensi dari mana? di setiap TPS itu ada saksi partai-partai, semua TPS ada saksi dari partai-partai, belum juga aparat yang juga ada di dekat TPS artinya apa pemilu ini pemilu yang sangat terbuka bisa diawasi oleh siapa saja, oleh masyarakat dan oleh media dan lain-lain," ucap Jokowi.

Editor: Dimas Ryandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore