
Menteri Koordinator bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas). (Nurul/JawaPos.com)
JawaPos.com - Gaji manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Koperasi Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yang dikabarkan cukup besar menjanjikan kesejahteraan di tengah impitan ekonomi. Pemerintah memastikan proses rekrutmennya dilakukan secara terbuka, tanpa biaya, dan bebas dari praktik percaloan maupun titipan.
Penegasan tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan. Ia menyoroti maraknya penipuan yang mencatut nama program Koperasi Merah Putih, seperti penyebaran tautan palsu hingga permintaan sejumlah uang kepada calon pelamar.
"Saya juga harus bicara tegas soal penipuan yang marak, ada oknum-oknum yang mengatasnamakan Koperasi Merah Putih, menyebar link palsu, membuat data pribadi terancam disalahgunakan, bahkan minta uang, bayaran,” kata Zulhas di Jakarta, Senin (4/5).
Zulhas menekankan, pendaftaran hanya dilakukan melalui satu kanal resmi dan tidak dikenakan biaya apa pun. “Kami tegaskan di sini, satu-satunya website resmi adalah www.phtc.panselnas.go.id. Tidak ada biaya satu rupiah pun. Tidak ada, seperti yang kami katakan dulu, tidak ada pungutan biaya apa pun," paparnya.
Ia juga memastikan tidak ada jalur khusus dalam proses seleksi, termasuk melalui kedekatan dengan pejabat pemerintah. "Tidak ada orang dalam (ordal). Yang datang ke Menko minta tolong, tidak bisa. Ke Menteri PANRB juga tidak bisa. Jadi, tidak ada titipan-titipan, tidak ada bantuan-bantuan. Kalau ada yang minta uang, itu pasti penipuan dan saya minta laporkan saja ke aparat hukum atau polisi," tegasnya.
Menurutnya, pembentukan KDKMP dan KNMP merupakan bagian dari strategi nasional untuk memperkuat perekonomian desa, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto. Program ini bertujuan memperpendek rantai distribusi sekaligus menjaga stabilitas harga komoditas di tingkat petani.
"Jadi, Kopdes atau Koperasi Kelurahan Merah Putih itu selain memotong rantai pasok yang panjang, juga bisa menjadi offtaker. Jadi, kalau ada produksi di desa yang tidak sesuai dengan harga yang kita tentukan, maka Kopdes bisa membeli," jelasnya.
Ia mencontohkan, harga gabah yang ditetapkan Rp 6.500 tetapi di pasar harganya terkadang di bawah harga yang ditetapkan. Karena itu, pemerintah juga merencanakan integrasi penyaluran bantuan melalui koperasi tersebut agar lebih tepat sasaran.
"Bukan karena kedekatan dengan aparat desa, tetapi betul-betul untuk masyarakat yang layak menerima. Nantinya, bantuan pemerintah dan barang subsidi seperti pupuk, gas, dan lainnya akan disalurkan melalui Koperasi Desa Merah Putih atau Kelurahan Merah Putih. Jadi tujuannya sangat strategis," pungkasnya.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
