Kapten timnas Argentina Lionel Messi. (Dok. IG/@afaseleccionen)
JawaPos.com - Lionel Messi menjadi pusat perhatian bukan hanya karena penampilannya di final Piala Dunia 2026, tetapi juga akibat tindakannya yang memicu kontroversi saat Argentina menghadapi Spanyol di Stadion MetLife, New York.
Kapten Argentina itu mendapat kritik setelah berusaha membuat bek Spanyol, Marc Cucurella, mendapat kartu merah dalam laga yang akhirnya dimenangkan La Roja 1-0 melalui babak perpanjangan waktu.
Melansir The Independent, insiden terjadi tak lama setelah Enzo Fernandez menerima kartu kuning kedua akibat pelanggaran terhadap Pau Cubarsi. Keputusan tersebut membuat Argentina harus bermain dengan 10 orang.
Sejumlah pemain Argentina langsung mengerubungi wasit asal Slovenia, Slavko Vincic, untuk memprotes keputusan itu.
Di tengah situasi tersebut, Cucurella terlihat mencoba berbicara kepada Messi. Namun, penyerang berusia 39 tahun itu justru mendatangi Vincic sambil mengisyaratkan bahwa Cucurella berbicara kepadanya dengan menutupi mulut.
Gestur tersebut dinilai sebagai upaya agar bek Spanyol itu ikut dikenai sanksi.
Pada Piala Dunia 2026, FIFA memang menerapkan aturan yang memungkinkan pemain dikenai hukuman jika terbukti berbicara kepada lawan sambil menutupi mulut untuk menyembunyikan isi percakapan.
Baca Juga:Lionel Messi Gagal Tutup Karier Piala Dunia dengan Manis, Argentina Takluk dari Spanyol di Final
Aturan itu sebelumnya sempat diterapkan dalam turnamen ini, sehingga aksi Messi langsung memancing perhatian karena dianggap mencoba memanfaatkan regulasi tersebut untuk membuat jumlah pemain kedua tim kembali seimbang.
Namun, wasit Slavko Vincic tidak menganggap tindakan Cucurella sebagai pelanggaran yang layak dihukum, sehingga pertandingan tetap dilanjutkan tanpa sanksi tambahan.
Mantan bek Inggris yang menjadi komentator ITV, Lee Dixon, mengecam tindakan Messi tersebut.
"Permainan ini sudah berubah. Jika seseorang bisa mendapat kartu kuning atau bahkan kartu merah karena hal seperti itu, pemain seharusnya tidak mencoba membuat lawannya diusir hanya karena alasan tersebut."
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Garudayaksa vs Persik di Super League: Tuan Rumah Tak Ingin Malu di Kandang!
Prediksi Skor Sevilla vs Valencia di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Amankan 3 Poin!
Prediksi Susunan Pemain Garudayaksa FC vs Persik Kediri: Septian David Incar Kemenangan!
Prediksi Skor Union Berlin vs Schalke 04 di Liga Jerman: Kans Die Knappen Bikin Tuan Rumah Terpukul
Prediksi Skor Como vs RB Leipzig di Liga Champions: I Lariani Siap Libas Tim Tamu di Sinigaglia
Prediksi Skor Slavia Prague vs Lens di Liga Champions: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Rennes vs Marseille di Liga Prancis: Les Rennais Siap Pesta Gol di Roazhon Park!
Dituduh Netizen Mau Lepas Tanggung Jawab Terhadap Anak, Ini Jawaban Audi Marissa
Krisis Kesehatan Mental Anak: Lingkungan Kita Ikut Membentuknya

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022