Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 22 Juli 2026 | 02.15 WIB

Alasan Enzo Fernandez Layak Mendapatkan Kartu Kuning Kedua di Final Piala Dunia 2026

Enzo Fernandez diusir keluar lapangan pada final Piala Dunia 2026 setelah menerima kartu kuning kedua. Berikut alasan mengapa keputusan wasit dan VAR dinilai sudah tepat. (Instagram/@enzojfernandez)

JawaPos.com - Salah satu momen paling menentukan dalam final Piala Dunia 2026 antara Argentina dan Spanyol terjadi ketika Enzo Fernandez harus meninggalkan lapangan lebih cepat usai menerima kartu kuning kedua.

Keputusan tersebut sempat memicu perdebatan di kalangan penggemar. Namun, setelah ditinjau melalui Video Assistant Referee (VAR), wasit tetap pada keputusannya karena pelanggaran yang dilakukan gelandang Argentina itu dinilai sesuai dengan ketentuan dalam Laws of the Game.

Kronologi Insiden

Fernandez lebih dulu menerima kartu kuning akibat menunjukkan ketidaksetujuan terhadap keputusan wasit.

Beberapa saat kemudian, pemain Chelsea itu kembali membuat kesalahan. Saat berusaha menghentikan pergerakan bek muda Spanyol, Pau CubarsĂ­, Fernandez datang terlambat dalam melakukan tekel.

Ia gagal menyentuh bola dan justru menghantam lawannya melalui tekel yang dianggap gegabah. Tanpa ragu, wasit langsung mengeluarkan kartu kuning kedua yang otomatis berujung kartu merah.

VAR Tegaskan Keputusan Wasit Sudah Tepat

Pada Piala Dunia 2026, VAR memiliki kewenangan untuk meninjau kartu kuning kedua apabila terdapat indikasi kesalahan yang jelas dari wasit.

Dalam kasus Fernandez, proses pemeriksaan berlangsung sangat singkat. Tim VAR menyimpulkan bahwa keputusan di lapangan sudah benar sehingga tidak ada alasan untuk membatalkan kartu kuning kedua maupun kartu merah yang diterimanya.

Akibat keputusan tersebut, Argentina harus melanjutkan pertandingan dengan hanya 10 pemain pada fase paling krusial di final.

Mengapa Kartu Kuning Kedua Layak Diberikan?

Melansir ESPN, ada beberapa alasan mengapa keputusan wasit dinilai tepat.

  • Fernandez datang terlambat saat melakukan tekel.
  • Ia sama sekali tidak menyentuh bola.
  • Tekel dilakukan secara gegabah dan membahayakan keselamatan Pau CubarsĂ­.

Sebelumnya ia sudah menerima kartu kuning karena memprotes keputusan wasit secara berlebihan.

Dengan rangkaian kejadian tersebut, tindakan Fernandez memenuhi syarat untuk kembali diganjar kartu kuning sesuai peraturan pertandingan.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore