
Kontroversi perayaan kemenangan Timnas Argentina atas Inggris pada semifinal Piala Dunia 2026. Pemain Argentina membentangkan spanduk bertulis Malvinas adalah milik Argentina. (Istimewa)
JawaPos.com - Kontroversi perayaan kemenangan Argentina atas timnas Inggris pada semifinal Piala Dunia 2026 masih terus bergulir. Kali ini, Kepala Satuan Tugas (Satgas) Piala Dunia 2026 Gedung Putih Andrew Giuliani ikut angkat bicara terkait aksi para pemain Argentina yang membentangkan spanduk bertuliskan Malvinas adalah milik Argentina seusai pertandingan.
Pernyataan Giuliani menarik perhatian karena dia menilai para pemain Albiceleste memiliki hak menyampaikan pendapat mereka selama berada di Amerika Serikat. Menurut dia, kebebasan berbicara merupakan hak yang dijamin dalam konstitusi negara tersebut.
"Kami percaya pada hak kebebasan berbicara. Mereka memiliki kesempatan untuk menyampaikan pendapatnya selama berada di Amerika Serikat," ujar Giuliani ketika dimintai tanggapan mengenai insiden tersebut.
Baca Juga:Timnas Inggris Jadi yang Terbaru, Ini Daftar Lengkap Peringkat Tiga Piala Dunia FIFA 1934-2026
Meski memberikan pembelaan, Giuliani menegaskan bahwa pemerintah Amerika Serikat tidak memiliki kewenangan mengatur jalannya turnamen ataupun menentukan sanksi. Semua keputusan mengenai dugaan pelanggaran disiplin tetap berada di tangan FIFA sebagai penyelenggara kompetisi.
Hingga kini, FIFA masih mempelajari laporan resmi pertandingan sebelum menentukan apakah insiden tersebut layak ditindaklanjuti melalui proses investigasi. Aksi para pemain Argentina menuai sorotan karena dilakukan di tengah sengketa panjang Kepulauan Falkland atau Malvinas antara Argentina dan Inggris.
Dalam regulasi FIFA, penggunaan simbol atau pesan yang mengandung unsur politik saat pertandingan berlangsung menjadi salah satu hal yang dilarang. Laporan yang beredar menyebutkan spanduk tersebut dibuat oleh sekelompok suporter Argentina menggunakan kain seprai dan cat sebelum pertandingan dimulai.
Spanduk itu kemudian berhasil dibawa masuk ke stadion dan dilemparkan ke lapangan setelah laga usai. Bek Argentina Gonzalo Montiel sebelumnya mengklaim para pemain tidak mengetahui keberadaan spanduk tersebut sejak awal.
Dia mengatakan, benda itu berasal dari tribun penonton sebelum akhirnya diambil oleh beberapa pemain saat merayakan kemenangan. "Kami hanya mengambil spanduk yang dilempar dari tribun," kata Montiel dalam keterangannya.
Dukungan terhadap aksi para pemain juga datang dari Presiden Argentina Javier Milei. Dia menilai para pemain hanya mengekspresikan keyakinan mereka terkait Malvinas dan memperkirakan jika FIFA menjatuhkan hukuman, bentuknya kemungkinan hanya berupa sanksi administratif atau denda.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022