
Lamine Yamal diprediksi menjadi pusat perhatian saat Spanyol menghadapi Argentina pada final Piala Dunia 2026 di New York New Jersey Stadium. (FIFA)
JawaPos.com — Timnas Spanyol akan menghadapi Timnas Argentina pada final Piala Dunia 2026 di New York New Jersey Stadium, Senin (20/7/2026) dini hari WIB.
Duel dua raksasa sepak bola dunia ini diprediksi berlangsung sengit dengan Spanyol diunggulkan berkat performa impresif sepanjang turnamen, sementara Argentina mengandalkan pengalaman Lionel Messi untuk mempertahankan gelar juara dunia.
Final ini juga menjadi panggung pembuktian bagi Lamine Yamal. Wonderkid berusia 19 tahun itu berpeluang memenuhi ramalannya sendiri untuk mengangkat trofi Piala Dunia bersama Timnas Spanyol, sekaligus menghadapi Lionel Messi, sosok yang sejak lama menjadi idolanya.
Timnas Spanyol datang ke partai puncak dengan modal yang sangat meyakinkan. Setelah sempat tersandung saat menghadapi Tanjung Verde pada laga pembuka Grup H, pasukan Luis de la Fuente tampil nyaris sempurna hingga melaju ke final.
Puncak penampilan La Roja terjadi pada semifinal ketika mereka menaklukkan Prancis dengan skor 2-0. Kemenangan atas salah satu favorit juara itu mempertegas status Spanyol sebagai tim dengan performa paling stabil sepanjang turnamen.
Kepercayaan diri Spanyol juga sedang berada di titik tertinggi. Mereka tercatat tidak pernah kalah dalam waktu normal pada 37 pertandingan terakhir di semua ajang, sebuah catatan luar biasa yang membuat mereka hanya berjarak satu kemenangan dari gelar Piala Dunia kedua sepanjang sejarah.
Produktivitas lini depan menjadi salah satu kekuatan utama Spanyol. Dipimpin Lamine Yamal, Dani Olmo, dan Mikel Oyarzabal, serangan mereka mampu menciptakan peluang dari berbagai sisi lapangan.
Pertahanan mereka bahkan lebih impresif lagi. Hingga menjelang final, Spanyol baru kebobolan satu gol sepanjang Piala Dunia 2026 sehingga menjadi tim dengan lini belakang terbaik di turnamen.
Di sisi lain, Timnas Argentina kembali membuktikan mental juara mereka. Sang juara bertahan beberapa kali berhasil lolos dari situasi sulit sepanjang fase gugur.
Argentina membutuhkan perpanjangan waktu saat menghadapi Tanjung Verde dan Swiss. Mereka juga sempat tertinggal sebelum akhirnya bangkit mengalahkan Mesir dan Inggris untuk memastikan tiket menuju final.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Prediksi Skor Udinese vs Venezia di Coppa Italia: Sang Zebra Kecil Berpeluang Menang di Friuli!
Prediksi Skor Palermo vs Mantova di Coppa Italia: Rosanero Siap Libas Tim Tamu di Renzo Barbera
Kasus Penipuan Rp 3,5 Miliar Dihentikan Usai Ruben Onsu Berdamai dengan Pelapor
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Manajemen Buka Suara Usai Ikang Fawzi Dikabarkan Menikah Lagi
Obligasi Danantara: Dana Murah Pembangunan yang Rentan TPPU?
35 Santri Keracunan MBG Masih Dirawat di RS Siti Hajar Sidoarjo
Prediksi Skor Laos U-20 vs Timnas Indonesia U-20: Garuda Muda Berpeluang Pesta Gol!
Prediksi Sassuolo vs Frosinone di Coppa Italia 2026/2027: Jay Idzes Cs Menang Susah Payah
