
Cyle Larin menjadi pahlawan Kanada saat menahan Bosnia-Herzegovina 1-1 pada laga pembuka Piala Dunia 2026. Berikut rapor pemain dari kedua tim setelah duel di BMO Field, Toronto. (Instagram/@football_today_yt)
JawaPos.com - Cyle Larin ingin tim nasional Kanada bermain agresif saat menghadapi Swiss. Laga Grup B Piala Dunia 2026 tersebut bakal dimainkan di BC Place, Kamis (25/6) pukul 02.00 WIB.
Menghadapi Swiss dan bersaing memperebutkan juara grup menjadi salah satu harapan dari Cyle Larin. Dia sudah membayangkan terjadinya hal tersebut karena timnas Kanada memiliki kualitas.
"Untuk menghadapi Swiss dalam posisi untuk memenangkan grup, saya rasa kami selalu mengharapkan itu. Saya rasa, tim ini selalu memperkirakan akan berada di posisi ini, mengingat kualitas dan bakat yang kami miliki. Saya rasa kami selalu memperkirakan akan berada di posisi ini," kata Cyle Larin yang dikutip dari laman CTV News, Rabu (24/6).
Penyerang 31 tahun tersebut ingin timnas Kanada melanjutkan momentum kemenangan. Menurut Larin, timnya bermain sangat baik saat membantai Qatar dengan skor 6-0.
"Saya rasa kita sedang berada di momen yang tepat. Kita hanya perlu terus melakukan apa yang telah kita lakukan di pertandingan terakhir dan beberapa pertandingan terakhir. Saya rasa semuanya berjalan lancar saat melawan Qatar, dan kita harus mempertahankan momentum itu dan terus berjuang. Saya rasa para pemain sudah siap dan siap untuk tampil," ujar Larin.
Bermain agresif sepertinya merupakan cara yang sesuai untuk mengalahkan Swiss. Selain itu, Larin ingin timnas Kanada tidak memberikan waktu yang lama untuk tim lawan menguasai bola.
"Saya rasa kita masih perlu mempertahankan cara kita yang sama. Tetap seperti biasa, agresif, dan pastikan kita tidak memberi mereka waktu untuk menguasai bola. Namun, jika saya merasa kita bisa menekan mereka dengan ketat, bermain agresif, dan tidak memberi mereka waktu untuk menguasai bola, itu akan memaksa mereka untuk mengambil keputusan, dan jika kita melakukan itu, saya merasa kita memiliki peluang bagus," jelas pemain Southampton tersebut.
Selain itu, pujian diberikan Larin kepada Granit Xhaka. Menurutnya, kapten Swiss tersebut merupakan gelandang yang cerdas dan bisa mengendalikan permainan.
"Dia memiliki kualitas yang bagus dalam mengontrol bola dan merupakan pemain yang sangat cerdas. Pemain seperti dia membutuhkan konsentrasi 100 persen karena dia bisa memberikan umpan yang bagus, dia bisa mengendalikan permainan," puji Larin.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
