
JawaPos.com - Piala Dunia 2026 yang bergulir di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada menggunakan aturan baru FIFA, yakni Hydration Break. Namun, aturan baru tersebut menimbulkan pro dan kontra dari para kontestan.
Hydration Break adalah waktu jeda tiga menit yang diberikan oleh wasit pada setiap babak dalam satu pertandingan. Jeda waktu tersebut dilakukan pada menit ke-22 di setiap babak.
Hydration Break dilakukan untuk melindungi para pemain dari suhu panas ekstrem yang menyelimuti Amerika Utara. Momen ini juga dapat dimanfaatkan langsung oleh pelatih untuk memberikan taktik kepada anak asuhnya.
Baca Juga:Prediksi Skor Belanda vs Swedia di Piala Dunia 2026: Duel Penentuan, De Oranje Wajib Menang!
Aturan tersebut memang cukup jitu dalam melindungi kesehatan para pemain, namun di sisi lain juga memengaruhi jalannya pertandingan. Sejauh ini, cukup banyak gol yang lahir dalam rentang 10 menit setelah Hydration Break.
Contohnya seperti pada kemenangan Norwegia 4-1 atas Irak. Erling Haaland mencetak gol pembuka beberapa menit setelah Hydration Break. Kemudian, mereka menambah gol ketiga lewat Leo Ostigaard yang juga terjadi setelah jeda waktu tersebut di babak kedua.
Tren serupa juga terjadi dalam pertandingan Swiss kontra Bosnia Herzegovina pada Jumat (19/6) kemarin. Skuad Nati - julukan Timnas Swiss - merebut kemenangan dengan skor akhir 4-1. Menariknya, mereka baru bisa memecah kebuntuan di menit ke-74, tepat setelah Hydration Break.
Pelatih Swiss, Murat Yakin, menyebut Hydration Break babak kedua menjadi salah satu kunci kemenangan timnya. Dia melihat ada celah yang perlu diperbaiki dan hasilnya pun berujung positif. Skuad Nati langsung mencetak empat gol langsung pasca jeda waktu tersebut.
“Setelah jeda hidrasi kedua, sangat penting bagi kami untuk mengubah beberapa hal karena lawan tidak bisa langsung bereaksi. Mungkin itulah keunggulan yang kami miliki,” ujar Murat Yakin, usai pertandingan melawan Bosnia Herzegovina, dilansir dari The Hindu, Sabtu (20/6/2026).
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di Liga Nations UEFA: Jvarosnebi Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Bangladesh vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Curi Kemenangan
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022