
Lionel Messi mengangkat trofi Piala Dunia 2022 bersama Argentina. (Istimewa)
JawaPos.com - Timnas Argentina tidak hanya dikenal karena prestasi dan deretan pemain bintangnya. Di balik perjalanan panjang Albiceleste, terdapat sebuah cerita yang terus hidup di kalangan suporter, yakni legenda "Tilcara al Mundial".
Slogan tersebut kerap terlihat dalam berbagai pertandingan Argentina. Bagi sebagian penggemar sepak bola, kalimat itu bukan sekadar dukungan, melainkan bagian dari folklore yang telah diwariskan selama puluhan tahun.
Cerita bermula menjelang Piala Dunia 1986 di Meksiko. Saat itu skuad Argentina disebut menjalani persiapan di kawasan Tilcara, sebuah wilayah pegunungan yang berada di ketinggian sekitar 2.500 meter di atas permukaan laut.
Menurut kisah yang berkembang di masyarakat setempat, para pemain Argentina berlatih sekaligus berdoa di kawasan tersebut. Mereka diyakini bernazar bahwa apabila berhasil menjadi juara dunia, tim akan kembali ke Tilcara dengan membawa trofi Piala Dunia sebagai bentuk rasa syukur.
Perjalanan Argentina di turnamen itu kemudian berakhir manis. Dipimpin oleh legenda sepak bola dunia, Diego Maradona, Argentina berhasil meraih gelar juara Piala Dunia 1986 setelah menampilkan performa impresif sepanjang kompetisi.
Namun, janji untuk kembali ke Tilcara disebut tidak pernah benar-benar dipenuhi. Tahun demi tahun berlalu tanpa kunjungan resmi dari para pemain juara dunia tersebut.
Baca Juga:Hattrick Bersejarah Lionel Messi di Piala Dunia 2026! Deretan Rekor Gila yang Sulit Dipecahkan
Sejak saat itu, muncul kepercayaan di kalangan sebagian pendukung bahwa Argentina mengalami "kutukan Tilcara". Meski beberapa kali memiliki generasi emas dan tampil kompetitif, Argentina selalu gagal mengangkat trofi Piala Dunia dalam berbagai edisi berikutnya.
Legenda tersebut kembali mencuat pada 2018. Tiga mantan pemain skuad juara 1986, yakni Sergio Batista, Jorge Burruchaga, dan Ricardo Bochini, datang ke Tilcara.
Dalam kunjungan itu mereka membawa replika trofi Piala Dunia sebagai simbol pemenuhan janji yang pernah dibuat lebih dari tiga dekade sebelumnya. Kehadiran mereka mendapat sambutan hangat dari warga setempat yang selama bertahun-tahun menunggu momen tersebut.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Susunan Pemain Denmark vs Portugal: Ruben Dias Siap Bawa Pulang Kemenangan
Prediksi Skor Israel vs Kosovo di UEFA Nations League: Dardanet Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Irlandia vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Curi Poin
Alyssa Daguise Sedih Wajah Baby Soso Terekspos ke Publik
Prediksi Skor Vietnam vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: Golden Star Warriors Lumat Habis Shaheens
Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh Jadi 7 Menit, John Herdman Beri Penjelasan
Prediksi Skor Polandia vs Rumania di Liga Nations UEFA: Biało-czerwoni Berburu Kemenangan
Fakta Sebenarnya Soal Hubungan Ashanty dengan Azriel Hermansyah
Prediksi Israel vs Kosovo di UEFA Nations League: Duel Ketat, Tim Tamu Berpeluang Menang
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022