
PIF jadi official supporter Piala Dunia 2026. (@PIF_en/X).
JawaPos.com - Dana investasi publik Arab Saudi atau Public Investment Fund (PIF) resmi menjadi pendukung turnamen (Official Tournament Supporter) untuk ajang Piala Dunia 2026. Pengumuman itu disampaikan pada Kamis (15/5) lewat media sosial reminya.
Dalam pengumuman resminya, PIF menyebut olahraga merupakan salah satu sektor prioritas utama investasi dengan sepak bola sebagai pusat transformasi ekonomi Arab Saudi. Investasi itu menjadi bagian dari upaya Arab Saudi untuk mengurangi ketergantungan terhadap minyak dan mengembangkan sumber pendapatan baru.
Keputusan itu muncul di tengah kabar bahwa PIF menghentikan pendanaan lanjutan untuk proyek LIV Golf, turnamen golf kontroversial yang selama ini mendapat suntikan dana miliaran dolar. Meski nilai kerja sama untuk Piala Dunia yang mencakup wilayah Amerika Utara dan Asia tidak diungkapkan, kemitraan itu semakin mempererat hubungan antara Arab Saudi dan FIFA sebagai otoritas tertinggi sepak bola dunia.
Dilansir dari ESPN, Arab Saudi sendiri telah memastikan diri sebagai tuan rumah Piala Dunia 2034, sebuah pencapaian besar dalam ambisi globalnya di dunia olahraga. Sebelumnya, PIF juga telah menjadi mitra komersial untuk ajang Piala Dunia Antarklub pada 2025.
Selain itu, anak perusahaan PIF, SURJ Sports Investment, memiliki saham di platform streaming olahraga DAZN yang menyiarkan turnamen tersebut. Berdasarkan laporan keuangan FIFA, hak siar televisi menjadi kontributor terbesar pendapatan organisasi itu dengan nilai lebih dari 1 miliar dolar AS (sekitar Rp 17 triliun) pada 2025.
Sepak bola menjadi salah satu fokus utama dalam strategi diversifikasi ekonomi Arab Saudi. Negara itu aktif menarik bintang-bintang besar dunia untuk bermain di liga domestik, seperti Cristiano Ronaldo, Ivan Toney, dan Karim Benzema.
Meskipun perekrutan pemain bintang ke liga domestik Arab Saudi mulai melambat setelah fase ekspansi agresif sebelumnya, PIF menegaskan bahwa komitmen mereka terhadap sepak bola tetap kuat. PIF bahkan mengakuisisi klub Liga Inggris Newcastle United sebagai bagian dari ekspansi globalnya di dunia sepak bola.
Di luar sepak bola, Arab Saudi juga berinvestasi di berbagai cabang olahraga lain seperti balap Formula 1, tinju kelas dunia, hingga tenis dengan menjadi tuan rumah sejumlah event internasional bergengsi. Namun, di balik ekspansi besar yang dilakukan Arab Saudi, sejumlah pihak menuduh kerajaan melakukan praktik sportswashing, yaitu memanfaatkan olahraga untuk memperbaiki citra internasionalnya, terutama terkait isu hak asasi manusia.
Kritik itu menguat setelah kasus pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi pada 2018. Meskipun demikian, kepala merek korporat PIF, Mohamed AlSayyad, menyatakan bahwa organisasi itu akan terus memperluas jejak globalnya di dunia olahraga dengan sepak bola sebagai inti utama pertumbuhan.

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Daftar Pemain Swedia dan Tunisia di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Jerman vs Curacao di Piala Dunia 2026: Der Panzer Siap Menggila di Laga Perdana
MUI Minta Pelaku dan Pengkampanye LGBTQ Bisa Dipidana, Lebih Berat dari Pasal Perzinaan
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Prediksi Skor Haiti vs Skotlandia di Piala Dunia 2026: The Tartan Army Bisa Menang Besar!
