
Ilustrasi guru honorer. (Istimewa)
JawaPos.com – Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) meminta pemerintah memperluas pengangkatan P3K penuh waktu hingga mencakup sekitar 170 ribu guru honorer existing.
Mereka dinilai juga harus mendapat kesempatan yang sama untuk diangkat menjadi P3K penuh waktu, termasuk guru honorer yang belum tercatat dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik).
”Bagaimana nasib honorer yang jumlahnya kurang lebih 170 ribu, honorer existing? Ini juga saya rasa harus kemudian punya kesempatan untuk diangkat menjadi P3K penuh waktu,” kata Koordinator Nasional P2G Satriwan Salim saat dihubungi JawaPos.com, Selasa (22/9).
Menurutnya, persoalan pendataan menjadi salah satu hal penting yang harus dibenahi pemerintah. Sebab, sebagian guru honorer existing belum terdata dalam Dapodik. Karena itu, pendataan harus dilakukan secara objektif, valid, dan menggambarkan kondisi riil di lapangan.
”Jadi pendataan ini yang betul-betul objektif, yang valid, yang riil. Jangan sampai kemudian ada penyalahgunaan atau manipulasi data. Ini yang harus dipikirkan oleh KemenPAN-RB,” tegasnya.
Satriwan menilai bahwa penyelesaian persoalan guru honorer semestinya diarahkan agar tidak ada lagi tenaga pendidik yang bertahun-tahun berada dalam status honorer. Dalam jangka panjang, ia juga mendorong perubahan sistem kepegawaian guru melalui RUU Sisdiknas.
”Sehingga guru-guru ini tidak ada lagi yang statusnya sebagai honorer. Bahkan lebih ideal lagi ke depan RUU Sisdiknas itu tidak lagi mestinya mengenal status atau klaster-klaster guru seperti ini,” jelasnya.
Menurut Satriwan, sekolah negeri idealnya tidak lagi mengenal pembagian status guru menjadi honorer, P3K paruh waktu, dan P3K penuh waktu. Dia menyebut pembagian tersebut sebagai bentuk klasterisasi yang berpotensi menimbulkan perlakuan berbeda terhadap guru.
”Cukup hanya guru PNS saja di sekolah negeri itu, tidak ada lagi guru honorer, P3K paruh waktu, P3K penuh waktu. Ini kan bentuk kastaisasi, bentuk klasterisasi yang sebenarnya tindakan yang diskriminatif,” katanya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Andorra vs Malta di Liga Nations UEFA: The Reds Menang Tipis di Encamp
Prediksi Skor Laos vs Brunei di FIFA ASEAN Cup: Thim Xad Menang di Laga Perdana
Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Liga Nations UEFA: The Vikings Menang Tipis di Ullevaal Stadion
Prediksi Skor Austria vs Israel di Liga Nations UEFA: Das Team Menang Telak di Raiffeisen Arena
Prediksi Skor Timnas Jepang U-23 vs Thailand U-23 di Asian Games 2026
Prediksi Skor Liechtenstein vs Lithuania di Liga Nations UEFA: Rinktinė Menang di Kandang Lawan
Prediksi Skor Myanmar vs Timor Leste di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Gasak Lawan di Laga Perdana
Prediksi Skor Jepang vs Uruguay: Ko Itakura Targetkan Kemenangan
Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di Liga Nations UEFA: The Green Army Curi Poin di Fadil Vokrri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022