
ASAH VERBAL: Vania Mirabel Griselda dari kelas VII-D SMP Ulul Albab, Taman, bercerita tentang seorang pemain sepak bola dengan bahasa Inggris di depan teman sekelas kemarin.
Selain membaca dan menulis, kemampuan komunikasi sangat penting dipupuk sejak dini. Khususnya berbicara di depan umum atau public speaking. Kecapakan komunikasi yang baik memengaruhi keberhasilan pelajar pada masa depan.
BERAGAM cara dilakukan untuk belajar public speaking. Bisa di dalam atau luar kelas. Misalnya, SMA Muhammadiyah 1 Taman. Para siswa-siswi setiap hari mendapatkan pembelajaran untuk mengasah kemampuan berkomunikasi hampir setiap waktu.
Di kelas, mereka menjadi lebih paham tentang public speaking dari setiap presentasi. Sebab, saat ini kurikulum pendidikan menuntut siswa lebih aktif. Misalnya, keaktifan presentasi dan mengemukakan pendapat. Dengan rutin melakukan kegiatan tersebut, kemampuan siswa meningkat dengan sendirinya.
Para guru menilai dan mengevaluasi setiap pemaparan yang disampaikan siswa. Misalnya, siswa yang ekspresif akan mendapatkan nilai yang lebih baik daripada yang biasa. Salah satu pelajaran yang mengharuskan murid melakukan presentasi adalah PPKn.
Siswa diminta mencari materi pemaparan dari berbagai sumber. Kemudian, mereka satu per satu menyampaikan di hadapan rekannya. ”Biasanya kelas X kebanyakan masih membaca dan menghafal, tapi nggak apa-apa karena masih latihan. Yang penting percaya diri dulu,” ujar guru PPKn SMA Muhammadiyah 1 Taman Edwin Yogi.
Untuk siswa kelas di atasnya, mereka sudah berbeda. Murid tidak lagi membaca. Biasanya, mereka hanya mengingat poin yang akan disampaikan. Dari poin tersebut, saat menjelaskan di hadapan rekannya, mereka sudah bisa menjabarkan sendiri. ”Karena mereka terbiasa sejak kelas X dan sudah bisa berimprovisasi,” tutur Yogi.
Di luar kelas, mereka mendapatkan pengetahuan public speaking melalui kuliah tujuh menit (kultum) setiap hari. Untuk pelajar pria, mereka menyampaikan kultum sebelum salat Duhur. Sementara untuk pelajar perempuan, jatahnya sesudah selesai salat. Yang bertugas menyampaikan kultum bergantian. Total 615 murid akan mendapatkan jatah.
Dalam sehari, ada empat siswa yang kultum. Masing-masing dua siswa putra dan putri. Mereka menyampaikan tema yang berbeda-beda. Dengan begitu, audiens mendapatkan ilmu baru saat mendengar kultum. Bagi penceramah, mereka akan mempelajari hal baru yang belum disampaikan temannya. ”Sebelum kultum, mereka mendapat pengarahan khusus dari guru pembimbing,” katanya.
Pengarahan itu berisi tentang materi yang akan disampaikan. Juga, intonasi, ekspresi, dan sikap saat menyampaikan kultum. ”Tadi menyampaikan kultum tentang bagaimana membentuk kepribadian yang berintelektual Islami,” ujar Andita Agustin Puspitasari, Senin (6/2) setelah berkultum.
Dia mengakui, dari pembelajaran kultum rutin tersebut, kemampuan berbicara di hadapan umum meningkat. Begitu juga dengan kepercaya diri Andita. Hasil positifnya, dia kerap mengikuti berbagai kompetisi pidato tingkat kabupaten dan provinsi. Andita tiga tahun berturut-turut menyabet juara kultum yang digelar rutin oleh SMA Muhammadiyah 1 Taman setiap tahun.
”Guru dan karyawan pun belajar kultum dan ngaji rutin setiap pagi sebelum masuk kelas,” ujar Kepala SMA Muhammadiyah 1 Taman Zainal Arif Fakhrudi. Menurut dia, semua guru wajib datang 15 menit sebelum jam pelajaran. Tujuannya, mereka bisa menggelar forum mengaji bersama dan mendengarkan kultum. ”Petugas tata usaha dan satpam juga harus ikut memberikan kultum. Makanya, mereka juga bisa,” terang pria yang akrab disapa Arif tersebut.
Dia menambahkan, selain salat Duhur, saat salat Jumat para siswa bergiliran menjadi muazin dan khatib. Bukan hanya di Masjid Manarul Ilmi di kompleks sekolah, mereka juga bergiliran mengisi khotbah ke masjid-masjid di wilayah Sidoarjo dan Surabaya. ”Yang khotbah Jumat ke masjid luar, kami didik dulu secara khusus,” tutur Arif. (uzi/c21/dio/sep/JPG)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di Liga Nations UEFA: Jvarosnebi Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Bangladesh vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Curi Kemenangan
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022