Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 22 Januari 2025 | 23.03 WIB

Dorong Peningkatan Jumlah Lulusan S2, Populix Luncurkan Peringkat Program Magister Universitas di Indonesia

Raymond Tjipto, VP of Strategy and Business Operations Populix dalam acara peluncuran Peringkat Program Magister Universitas di Indonesia, di Jakarta, Rabu (22/1/2025)/(Istimewa)

JawaPos.com - Populix, perusahaan penyedia data dan layanan riset, meluncurkan Peringkat Program Magister Universitas di Indonesia versi Poplite. Indeks ini sudah mencakup seluruh program magister di universitas negeri dan swasta seluruh Indonesia.

VP of Strategy and Business Operations Populix, Raymond Tjipto menjelaskan, tidak hanya sendiri, Populix menyusun pemeringkatan ini berdasarkan hasil diskusi bersama sejumlah narasumber ahli. Narasumber tersebut terdiri dari kalangan akademisi dari berbagai universitas dan perwakilan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti), selaku satuan kerja dari Kemendiktisaintek yang bertugas untuk meningkatkan mutu penyelenggaraan pendidikan tinggi.

"Masukan dari para narasumber ahli kemudian dijadikan acuan oleh Populix, khususnya dalam menentukan indikator dan variabel penilaian," kata Raymon dalam keterangannya, dikutip Rabu (22/1).

Peringkat Program Magister Universitas di Indonesia versi Poplite memberi nilai berdasarkan ketiga kewajiban tersebut, dengan proporsi dan presentase yang didapat dari diskusi dengan narasumber ahli. Mulai dari Pendidikan dan Pengajaran yang berbobot 45%, yang meliputi kualitas program pendidikan, termasuk kurikulum, fakultas, dan fasilitas pendidikan.

Kemudian Penelitian dan Pengembangan berbobot 45%, yaitu kinerja riset universitas, termasuk jumlah dan kualitas publikasi, serta partisipasi dalam konferensi dan kolaborasi penelitian. Lalu terakhir, Pengabdian Masyarakat dengan bobot 10%, yang meliputi kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan, termasuk proyek sosial dan keterlibatan dengan komunitas lokal.

Ketua Jurusan Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jambi, Rio Yusri Maulana sekaligus narasumber akademisi ahli menyampaikan, sebagian besar publik saat ini belum menggunakan indikator atau kriteria khusus dalam memilih program S2. Banyak yang belum sepenuhnya memahami tolok ukur yang mencerminkan kualitas sebuah program magister.

"Oleh karena itu, indeks ini dapat menjadi pembuka jalan untuk memberikan akses yang lebih luas kepada publik terhadap penilaian yang komprehensif dan inklusif mengenai kualitas program yang ditawarkan. Dengan demikian, pemilihan program tidak hanya didasarkan pada promosi universitas semata," ujarnya

Raymond mengungkapkan, hadirnya indeks ini tidak lepas dari tujuan Populix untuk mendemokrasikan data di Indonesia. Yaitu agar seluruh lapisan masyarakat dapat memiliki akses informasi, dan bisa mengambil keputusan dengan baik, termasuk keputusan saat ingin melanjutkan pendidikan S2.

Populix juga mendukung demokrasi data para akademisi melalui platform Poplite, sebuah platform self-service survey builder yang bertujuan untuk membantu riset akademis di tanah air. Melalui platform ini para akademisi dapat menyusun kuesioner, menentukan detail responden, menyebarkannya kepada lebih dari 700 ribu responden berkualitas dari Populix, dan menerima hasil kuesioner dengan cepat dan akurat.

Poplite juga sudah dilengkapi dengan teknologi AI (Artificial Intelligence) untuk membantu pembuatan kuesioner. Akademisi dapat dengan mudah mengakses dan mendaftar Poplite melalui laman web researcher.populix.co.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore