
seseorang yang kehilangan orang tua./Magnific/timeimage
JawaPos.com - Kehilangan orang tua adalah salah satu pengalaman hidup yang dapat terasa sangat mengguncang, bahkan ketika seseorang sudah dewasa, mandiri, menikah, memiliki anak, atau telah lama hidup terpisah dari keluarganya.
Ada anggapan bahwa kehilangan orang tua akan lebih mudah diterima ketika seseorang sudah berusia matang. Seolah-olah menjadi dewasa berarti sudah cukup siap menghadapi kematian orang tua. Padahal, secara psikologis, usia tidak otomatis membuat seseorang kebal terhadap duka.
Seorang anak berusia 10 tahun dapat berduka karena kehilangan ibunya. Namun, seorang berusia 40, 50, bahkan 70 tahun juga dapat merasakan kehampaan yang sangat dalam ketika kehilangan ayah atau ibunya.
Mengapa demikian?
Karena hubungan antara orang tua dan anak bukan sekadar hubungan sosial. Bagi banyak orang, orang tua merupakan bagian penting dari sejarah hidup, identitas, rasa aman, dan pengalaman emosional sejak masa kanak-kanak.
Ketika orang tua meninggal, yang hilang bukan hanya sosok yang selama ini dikenal dan dicintai. Dalam banyak kasus, seseorang juga merasa kehilangan tempat untuk kembali, kehilangan bagian dari masa lalunya, atau kehilangan seseorang yang menjadi saksi perjalanan hidupnya.
Dilansir dari Psychology Today pada Rabu (14/10), terdapat tujuh alasan mengapa kehilangan orang tua dapat terasa begitu berat pada usia berapa pun.
1. Orang tua sering menjadi bagian dari rasa aman sejak masa kanak-kanak
Sejak kecil, manusia membutuhkan figur yang memberikan rasa aman. Bagi banyak orang, orang tua menjadi salah satu sumber utama rasa aman tersebut.
Ketika masih kecil, seorang anak mungkin melihat orang tuanya sebagai tempat berlindung ketika sakit, takut, sedih, atau menghadapi masalah. Pola hubungan tersebut dapat meninggalkan jejak psikologis yang bertahan hingga seseorang dewasa.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Fulham vs Hull City: The Tigers Berpeluang Menang Tipis di Craven Cottage
Prediksi Skor Garudayaksa vs Arema FC: Produktivitas Singo Edan Jadi Ancaman Bagi Tuan Rumah
Prediksi Skor Lille vs Brest di Liga Prancis: Verdonk Starter, Les Dogues Berjaya di Pierre Mauroy
Prediksi Susunan Pemain Real Betis vs Barcelona: Yamal dan Adeyemi Jadi Andalan
Prediksi Skor Hamburger SV vs Stuttgart: Die Roten Siap Pesta Gol di Volksparkstadion
Prediksi Skor Espanyol vs Atletico Madrid di Liga Spanyol: Los Rojiblancos Pertahankan Laju Positif
Prediksi Skor PSGC Ciamis vs PSIS Semarang di Pegadaian Championship: Tuan Rumah Hadapi Ujian Berat
Prediksi Susunan Pemain AS Roma vs Genoa: Santiago Castro Siap Jadi Andalan
Prediksi Skor Semen Padang vs PSMS di Championship: Kabau Sirah Bidik Kemenangan Kandang Perdana
Prediksi RANS Nusantara vs Persela Lamongan: Laskar Joko Tingkir Berburu Kemenangan di Malang

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022