Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 14 Oktober 2026 | 04.42 WIB

7 Alasan Mengapa Rasa Bersalah Tidak Menjadikanmu Orang Tua yang Lebih Baik Menurut Psikologi

seseorang yang merasa bersalah kepada anaknya./Magnific/The Yuri Arcurs Collection - Image

seseorang yang merasa bersalah kepada anaknya./Magnific/The Yuri Arcurs Collection

JawaPos.com - Menjadi orang tua sering kali berarti hidup dengan perasaan bahwa kita seharusnya bisa melakukan lebih banyak.

Seharusnya lebih sabar.

Seharusnya lebih sering bermain bersama anak.

Seharusnya tidak mudah marah.

Seharusnya bisa menyediakan lebih banyak waktu.

Seharusnya tidak kehilangan kesabaran ketika anak rewel.

Seharusnya bisa menjadi orang tua yang selalu hadir, tenang, memahami, dan tahu apa yang harus dilakukan.

Masalahnya, manusia tidak dirancang untuk selalu tenang.

Orang tua juga bisa lelah. Bisa frustrasi. Bisa membuat keputusan yang keliru. Bisa mengatakan sesuatu yang kemudian disesali. Bahkan orang tua yang sangat menyayangi anaknya pun dapat mengalami hari ketika mereka merasa, "Aku gagal menjadi orang tua."

Dari sinilah rasa bersalah sering muncul.

Editor: Hanny Suwindari
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore