
seseorang yang merasa bersalah kepada anaknya./Magnific/The Yuri Arcurs Collection
JawaPos.com - Menjadi orang tua sering kali berarti hidup dengan perasaan bahwa kita seharusnya bisa melakukan lebih banyak.
Seharusnya lebih sabar.
Seharusnya lebih sering bermain bersama anak.
Seharusnya tidak mudah marah.
Seharusnya bisa menyediakan lebih banyak waktu.
Seharusnya tidak kehilangan kesabaran ketika anak rewel.
Seharusnya bisa menjadi orang tua yang selalu hadir, tenang, memahami, dan tahu apa yang harus dilakukan.
Masalahnya, manusia tidak dirancang untuk selalu tenang.
Orang tua juga bisa lelah. Bisa frustrasi. Bisa membuat keputusan yang keliru. Bisa mengatakan sesuatu yang kemudian disesali. Bahkan orang tua yang sangat menyayangi anaknya pun dapat mengalami hari ketika mereka merasa, "Aku gagal menjadi orang tua."
Dari sinilah rasa bersalah sering muncul.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Brighton vs Crystal Palace di Liga Inggris: The Seagulls Kunci Kemenangan di Derby M23
Prediksi Skor Persebaya vs PSS Sleman: Green Force Diunggulkan, Elang Jawa Tak Bisa Diremehkan
Prediksi Skor Persib vs Persik di Super League: Pangeran Biru Susah Payah Jinakkan Macan Putih
Prediksi Skor Lyon vs Nice: Les Gones Buru Kemenangan demi Melesat ke 3 Besar Klasemen Ligue 1
Celios Benarkan Akuisisi Saham BYAN Salah Satu Sebab Pasar Saham RI Terancam Downgrade
Francisco Rivera dan Matheus Lagoa Absen, Persebaya Surabaya Tetap Pede Pecundangi PSS Sleman
Prediksi Skor Juventus vs Lazio: Biancocelesti Bakal Merepotkan Tuan Rumah di Allianz Stadium
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Arsenal: Ujian Ketajaman Lini Serang Skuad Mikel Arteta
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persik Kediri: Marcos Reina Tak Mau Anggap Remeh
Prediksi Skor Leeds United vs Manchester United: Lisandro Martinez Sulit Masuk Starter

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022