
Ilustrasi seseorang melakukan doomscrolling (Magnific)
JawaPos.com – Kebiasaan doomscrolling atau terus-menerus menggulir layar untuk membaca berita negatif dan konten yang mengkhawatirkan dapat membuat seseorang mengalami tekanan emosional, kecemasan, hingga rasa bersalah.
Berikut 7 alasan seseorang kerap merasa bersalah setelah melakukan doomscrolling tanpa disadari, seperti dilansir dari laman Elaine Kasket.
1. Menganggap Diri Kurang Mampu Mengendalikan Diri
Seseorang yang terus menggulir layar meskipun telah berniat berhenti sering kali menganggap dirinya tidak disiplin dan gagal mengendalikan kebiasaan. Padahal, doomscrolling juga dipengaruhi oleh algoritma platform digital, aliran konten tanpa batas, dan respons psikologis terhadap informasi yang mengancam sehingga persoalannya tidak semata-mata terletak pada kemauan pribadi.
2. Merasa Harus Terus Mengikuti Berita agar Tidak Ketinggalan Informasi
Banyak orang merasa bertanggung jawab untuk terus mengikuti perkembangan perang, krisis ekonomi, bencana, atau persoalan sosial karena khawatir dianggap tidak peduli terhadap keadaan sekitar.
Ketika mereka mencoba berhenti membaca berita, muncul rasa bersalah seolah-olah membatasi konsumsi informasi berarti mengabaikan penderitaan orang lain, meskipun terus terpapar kabar buruk tidak selalu membuat mereka lebih mampu memberikan bantuan.
3. Takut Dianggap Tidak Peduli Terhadap Persoalan Sosial
Di media sosial, mengikuti berita, membagikan informasi, dan memberikan tanggapan kerap dipandang sebagai bentuk kepedulian terhadap suatu persoalan. Akibatnya, seseorang dapat merasa bersalah ketika memilih diam atau menjauh dari perbincangan daring karena khawatir sikap tersebut dianggap sebagai ketidakpedulian terhadap komunitas maupun isu yang mereka anggap penting.
4. Terjebak dalam Kecemasan Karena Ingin Memperoleh Kepastian
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Matheus Lagoa Segera Bela Persebaya Surabaya, Cedera Betis Pulih, 30 Gol Jadi Modal
5 Cara Menemukan Jodoh Bagi Orang Introvert Yang Tidak Suka Bersosialisasi
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri
Prediksi Al Ittihad vs Al Ain di ACL Elite, Tuan Rumah Lebih Diunggulkan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022