
Ilustrasi anak dan ayahnya. (Freepik)
JawaPos.com - Psikolog Muhammad Iqbal mengungkapkan anak yang tumbuh tanpa kedekatan dengan figur ayah atau fatherless berisiko lebih tinggi menjadi korban child grooming hingga mengalami penyimpangan seksual.
Menurutnya, berbagai kasus remaja bermasalah dalam hubungan, termasuk kehamilan di luar nikah, kerap memiliki benang merah pada relasi yang tidak sehat dengan ayah atau bahkan justru karena tidak relasi sama sekali dengan ayah.
“Rata-rata anak-anak yang bermasalah dalam pacaran, termasuk hamil di luar nikah, itu punya masalah dengan figur ayah. Termasuk juga anak-anak yang melakukan penyimpangan seksual, ada korelasinya dalam beberapa riset,” ujar Iqbal dalam podcast Banyak Tanya di YouTube Jawa Pos TV, dikutip Senin (27/4).
Iqbal menjelaskan, terutama anak perempuan yang tidak memiliki kedekatan emosional dengan ayah cenderung mencari perhatian dan kasih sayang dari laki-laki di luar rumah. Kondisi ini membuat mereka lebih mudah dimanipulasi oleh pihak yang tidak bertanggung jawab alias child grooming.
“Anak-anak yang tidak dekat dengan ayah ini berisiko mencari perhatian dari luar. Sehingga mereka mudah dibujuk, dirayu, dimanipulasi, dan mudah takluk,” jelasnya.
Sebaliknya, anak perempuan yang memiliki hubungan dekat dengan ayah dinilai lebih memiliki batasan yang jelas dalam relasi. Mereka juga cenderung terbuka kepada orang tua saat menghadapi pendekatan dari orang lain.
“Kalau anak dekat dengan ayah, dia punya role model. Dia akan terbuka kalau ada yang mendekatinya,” kata Iqbal.
Tak hanya berdampak pada anak perempuan, Iqbal menegaskan kondisi fatherless juga berpengaruh pada anak laki-laki. Figur ayah, menurutnya, merupakan simbol kepemimpinan yang membentuk karakter, kebijaksanaan, serta keseimbangan emosi anak.
“Ayah itu simbol leader, pemimpin yang komunikatif, bijaksana, dan adil. Kalau ini tidak didapat, anak akan mencari figur lain,” jelasnya.
Ia juga menyoroti pentingnya peran ayah sebagai pemimpin dalam keluarga. Ketidakhadiran peran tersebut, baik secara fisik maupun emosional, dapat memengaruhi kondisi psikologis anak.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Andorra vs Malta di Liga Nations UEFA: The Reds Menang Tipis di Encamp
Prediksi Skor Laos vs Brunei di FIFA ASEAN Cup: Thim Xad Menang di Laga Perdana
Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Liga Nations UEFA: The Vikings Menang Tipis di Ullevaal Stadion
Prediksi Skor Austria vs Israel di Liga Nations UEFA: Das Team Menang Telak di Raiffeisen Arena
Prediksi Skor Timnas Jepang U-23 vs Thailand U-23 di Asian Games 2026
Prediksi Skor Liechtenstein vs Lithuania di Liga Nations UEFA: Rinktinė Menang di Kandang Lawan
Prediksi Skor Myanmar vs Timor Leste di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Gasak Lawan di Laga Perdana
Prediksi Skor Jepang vs Uruguay: Ko Itakura Targetkan Kemenangan
Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di Liga Nations UEFA: The Green Army Curi Poin di Fadil Vokrri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022