
Ilustrasi child grooming. (Freepik)
JawaPos.com – Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Meutya Hafid meminta para orang tua lebih waspada terhadap aktivitas anak-anak di ruang digital, terutama fitur yang memungkinkan mereka berkomunikasi dengan orang yang tidak dikenal. Fitur kontak di internet kerap menjadi pintu masuk berbagai ancaman, termasuk praktik child grooming.
Meutya mengatakan risiko kontak menjadi salah satu aspek utama yang diatur dalam kebijakan perlindungan anak di ruang digital melalui PP Tunas dan aturan turunannya. Risiko ini muncul ketika anak-anak dapat dengan mudah berinteraksi dengan orang asing melalui berbagai platform digital.
Kontak dengan Orang Asing Jadi Salah Satu Risiko Utama
Dalam acara Sinergi PP Tunas dan Peluncuran Buku AKSI Digital, Meutya menjelaskan bahwa pemerintah menerapkan pendekatan berbasis risiko (risk-based regulation) dalam mengatur akses anak ke platform digital.
"Yang pertama, kontak. Karena banyak sekali anak-anak di bawah umur yang bisa berkontak atau berkomunikasi dengan orang tak dikenal," kata Meutya, Senin (8/6).
Ia menerangkan, platform yang menyediakan fitur komunikasi dengan orang asing masuk dalam kategori berisiko tinggi karena berpotensi membuka akses bagi berbagai bentuk kejahatan terhadap anak.
"Di sini banyak, mohon maaf, child grooming, kemudian juga kemarin dilaporkan ada perekrutan radikalisasi di sebuah game online dan sebagainya. Berawal dari fitur yang membuat anak bisa berkomunikasi atau berkontak dengan orang tak dikenal," tegasnya.
Pemerintah Atur Akses Anak ke Platform Berisiko Tinggi
Oleg karena itu, Meutya menjelaskan pemerintah telah menerbitkan Peraturan Pemerintah tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak (PP Tunas) yang ditandatangani Presiden pada Maret 2024. Aturan tersebut kemudian mulai diterapkan melalui Peraturan Menteri sejak Maret 2026.
Salah satu poin utama dalam aturan itu adalah pembatasan akses anak ke platform digital yang memiliki tingkat risiko tinggi.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
BREAKING NEWS! Persija Jakarta Resmi Tunjuk Shin Tae-yong sebagai Pelatih Baru
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Melihat 10 Besar Penjualan Mobil Mei 2026: Jaecoo Kuasai Brand Tiongkok, Tak Ada Nama BYD
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Sudah Setor Total Rp 117 Miliar tapi Rumah Tak Kunjung Jadi, Konsumen Emeralda Resort Polisikan Yana Priatna
