
Ilustrasi orang tua dan anak remaja.
JawaPos.com - Apakah Anda merasa lelah menghadapi sikap remaja yang suka membantah, memutar mata, atau bersikap seolah-olah dunia hanya milik mereka?
Apakah Anda merasa setiap permintaan kecil seperti menyuruh mereka membersihkan kamar atau mematikan ponsel selalu berakhir dengan pertengkaran?
Jika ini terdengar familiar, ketahuilah bahwa Anda tidak sendiri. Banyak orang tua mengalami dinamika yang sama. Masa remaja memang penuh gejolak, tapi itu bukan alasan untuk menyerah dalam membangun hubungan yang sehat.
Justru, masa inilah saatnya Anda paling dibutuhkan oleh mereka, bukan hanya sebagai pengatur atau pengendali, tapi sebagai tempat yang aman untuk berpulang.
Tulisan ini tidak akan menawarkan trik instan atau jurus pamungkas. Dilansir dari YouTube Coach M - Certified Life Coach-Master NLP Trainer, simak penjelasan dan tipsnya:
Kenapa Mereka Tidak Sopan?
Sikap tidak sopan pada remaja sebenarnya bukan sekadar soal "kurang ajar." Itu adalah tanda bahwa hubungan Anda dengan mereka sedang terputus. Hubungan yang sehat dibangun dari tiga hal:
Jika ketiganya tidak hadir, anak merasa tidak dimengerti, tidak dilihat, dan tidak dihargai. Hasilnya? Mereka membalas dengan sikap yang menyebalkan.
1. Bangun Koneksi Lewat Komunikasi yang Rentan
Langkah pertama adalah berhenti mengedepankan kemarahan dan mulai berbicara dari hati. Ini berarti Anda harus jujur tentang perasaan Anda, bahkan rasa takut sekalipun.
Contoh:
"Aku tahu kamu ingin sekali pergi ke pesta itu. Tapi jujur saja, aku takut. Aku takut kamu ditekan untuk melakukan hal-hal yang berbahaya. Aku percaya padamu, tapi aku juga tahu betapa mudahnya ikut-ikutan."
Dengan cara ini, Anda tidak hanya memberi larangan. Anda menunjukkan bahwa Anda peduli. Dan remaja Anda akan lebih menghormati kejujuran emosional seperti ini daripada sekadar mendengar, "Kamu nggak boleh pergi."
2. Tegaskan Batasan dengan Tenang dan Tegas
Sering kali, orang tua justru memperkuat rasa "berhak" pada anak tanpa sadar. Ketika Anda terus menuruti keinginan mereka demi menghindari konflik, mereka akan marah ketika suatu saat tidak mendapatkan yang mereka inginkan.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
