
Ilustrasi anak yang mengalami broken home. (Freepik)
JawaPos.com – Tumbuh dalam keluarga yang retak dapat membentuk cara seseorang bertindak sebagai orang dewasa.
Ini bukan tentang menyalahkan orang lain, tetapi memahami bagaimana pengalaman tertentu telah membentuk dirinya.
Keluarga yang berantakan sering kali dapat menyebabkan perilaku tertentu pada anak yang berlanjut hingga dewasa, seperti dilansir Geediting.
Tumbuh dalam keluarga yang berantakan kerap kali menimbulkan banyak konflik, perselisihan, dan ketegangan.
Sebagai orang dewasa, mereka yang mengalami kekacauan semacam ini di masa kecil mungkin memiliki kepekaan tinggi terhadap konflik.
Mereka mungkin terlalu berhati-hati atau cemas dalam situasi yang sedikit saja menunjukkan ketidaksetujuan atau perselisihan.
Tumbuh dalam lingkungan yang selalu berubah dan tidak pasti, mereka mencari apa pun yang menawarkan rasa stabilitas dan kepastian.
Hal itu bisa dalam hubungan, karier, atau bahkan rutinitas sehari-hari.
Pencarian stabilitas ini bukan tentang rasa takut terhadap perubahan atau tantangan, namun upaya menemukan landasan, sesuatu yang sering kali hilang di masa kecil.
Perilaku signifikan yang sering ditunjukkan oleh orang dewasa yang tumbuh dalam keluarga berantakan adalah pergumulan mendasar dengan rasa percaya.
Hal ini tidak hanya berlaku untuk hubungan pribadi, tetapi dapat merasuki semua aspek kehidupan mulai dari hubungan profesional hingga keputusan hidup secara umum.
Akar dari perilaku ini sering kali dapat ditelusuri kembali ke lingkungan yang tidak konsisten dan tidak dapat diandalkan yang mereka alami saat masih anak-anak.
Perilaku umum lainnya yang terlihat pada orang dewasa yang berasal dari keluarga berantakan adalah kesulitan dalam membentuk dan mempertahankan hubungan.
Orang-orang ini mungkin mendapati diri menjaga jarak dengan orang lain, takut akan kerentanan dan keintiman emosional.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
