Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 10 Oktober 2026 | 02.39 WIB

Honda Siapkan Teknologi Pengisian Daya Mobil Listrik Tanpa Kabel, Kok Bisa?

Super-One, salah satu model mobil listrik lansiran Honda yang dijual untuk pasar Indonesia. (Dony Lesmana/JawaPos.com) - Image

Super-One, salah satu model mobil listrik lansiran Honda yang dijual untuk pasar Indonesia. (Dony Lesmana/JawaPos.com)

JawaPos.com - Produsen mobil dan baterai kendaraan listrik (EV) dalam beberapa tahun terakhir,  telah menghadirkan teknologi yang mampu mengisi daya baterai EV dengan kecepatan yang sebelumnya sulit dibayangkan.

Sistem Flash Charging milik BYD, misalnya, mampu menyalurkan daya hingga 1.500 kW dan mengisi baterai mobil listrik dari 10 persen hingga 97 persen hanya dalam sembilan menit.

 

Teknologi ini membuat pengisian daya mobil listrik hampir sama praktisnya dengan mengisi bahan bakar mobil bermesin pembakaran internal di stasiun pengisian bahan bakar.

Namun, Honda mengambil pendekatan yang berbeda. Laman Carscoops, Jumat (9/10) waktu setempat, melaporkan, merek asal Jepang tersebut, bekerja sama dengan Taisei Group, memperkenalkan sistem jalan pengisian daya nirkabel atau wireless power transfer road system (WPT road system).

Teknologi ini memungkinkan mobil listrik mengisi daya secara nirkabel (wireless) saat melaju, sehingga kabel dan adaptor pengisi daya yang merepotkan berpotensi tidak lagi diperlukan.

Gagasan mengenai jalan yang dapat mengisi daya mobil listrik secara nirkabel bukanlah hal baru. Stellantis telah memperkenalkan konsep jalan yang dapat mengisi daya mobil listrik pada 2021.

Sebuah perusahaan rintisan asal Israel mengungkap jalan dengan teknologi pengisian daya nirkabel yang berfungsi pada 2023. Hyundai juga diketahui tengah mengembangkan teknologi serupa. 

Honda memang bukan pelopor teknologi tersebut, namun keterlibatan produsen mobil sebesar Honda dalam pengembangan sistem ini dapat mendorong produsen lain untuk melakukan hal serupa, sehingga memicu kemajuan teknologi baru dan membuka peluang agar teknologi tersebut pada akhirnya dapat diterapkan secara komersial.

Sistem Honda menggunakan perangkat penerima dan pemancar dengan kerapatan daya tinggi yang ditempatkan di bagian bawah kendaraan, serta peralatan pengisian daya buatan Taisei yang tertanam di jalan. Sistem tersebut menerima pasokan listrik dari kotak-kotak listrik yang ditempatkan di dekatnya.

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore