
Menteri Perindustrian Thailand Varawut Silpa-archa.
JawaPos.com - Thailand menegaskan tetap berkomitmen mempertahankan kemitraan jangka panjang dengan produsen mobil Jepang meski kendaraan listrik (EV) asal Tiongkok terus meningkatkan pangsa pasar di negara tersebut. Pemerintah Thailand bahkan mendorong perusahaan Jepang memperbesar investasi, termasuk dalam pengolahan baterai EV bekas.
Dilansir dari Kyodo, Kamis (8/10), Menteri Perindustrian Thailand Varawut Silpa-archa mengatakan pemerintah akan menurunkan tarif cukai untuk EV yang diproduksi di dalam negeri dan menaikkan tarif bagi kendaraan yang menggunakan komponen dari luar negeri mulai akhir tahun ini.
Kebijakan tersebut diumumkan bulan lalu di tengah kekhawatiran produsen mobil Tiongkok menggunakan komponen dari Tiongkok sehingga kontribusinya terhadap lapangan kerja di Thailand dinilai lebih kecil.
Varawut mengatakan perubahan tarif tersebut bertujuan menciptakan "lapangan bermain yang setara". Pemerintah juga mempertimbangkan kandungan lokal kendaraan serta rantai pasokan dalam menentukan kebijakan tersebut.
"Kami berbicara tentang kandungan lokal dari komponen kendaraan dan juga mempertimbangkan rantai pasokan (lokal)," kata Varawut.
Dia menggambarkan hubungan perdagangan Thailand dan Jepang seperti sebuah pernikahan jangka panjang.
"Ada pasang surut, tetapi kami tidak berniat bercerai. Jepang tidak hanya datang, berinvestasi, lalu pergi, tetapi membangun fondasi dari bawah ke atas. Kekuatan Jepang adalah kekuatan Thailand," ujarnya.
Pernyataan tersebut disampaikan ketika BYD Co. dan produsen mobil Tiongkok lainnya terus memperbesar pangsa pasar di Thailand yang dikenal sebagai "Detroit Asia".
Pangsa pasar perusahaan Jepang yang mencapai sekitar 85 persen pada 2020 diperkirakan turun di bawah 70 persen pada 2025. Angka tersebut berdasarkan data registrasi kendaraan Thailand dan survei perusahaan riset pasar Differential Thailand.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Brighton vs Crystal Palace di Liga Inggris: The Seagulls Kunci Kemenangan di Derby M23
Prediksi Skor Persebaya vs PSS Sleman: Green Force Diunggulkan, Elang Jawa Tak Bisa Diremehkan
Prediksi Skor Persib vs Persik di Super League: Pangeran Biru Susah Payah Jinakkan Macan Putih
Prediksi Skor Lyon vs Nice: Les Gones Buru Kemenangan demi Melesat ke 3 Besar Klasemen Ligue 1
Celios Benarkan Akuisisi Saham BYAN Salah Satu Sebab Pasar Saham RI Terancam Downgrade
Francisco Rivera dan Matheus Lagoa Absen, Persebaya Surabaya Tetap Pede Pecundangi PSS Sleman
Prediksi Skor Juventus vs Lazio: Biancocelesti Bakal Merepotkan Tuan Rumah di Allianz Stadium
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Arsenal: Ujian Ketajaman Lini Serang Skuad Mikel Arteta
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persik Kediri: Marcos Reina Tak Mau Anggap Remeh
Prediksi Skor Leeds United vs Manchester United: Lisandro Martinez Sulit Masuk Starter

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022