Ilustrasi kendaraan roda tiga. (Istimewa)
JawaPos.com - Kendaraan roda tiga seperti bajaj modern dan becak listrik dinilai berpotensi mengisi celah transportasi yang belum terlayani sepeda motor maupun angkutan umum.
Moda ini cocok untuk perjalanan jarak dekat, konektivitas first-mile/last-mile, hingga wilayah perdesaan dan kepulauan, tetapi penggunaannya tetap membutuhkan pengaturan jumlah armada dan standar keselamatan yang ketat.
Akademisi Prodi Teknik Sipil Unika Soegijapranata sekaligus Dewan Penasehat Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Djoko Setijowarno mengatakan kendaraan roda tiga memiliki peluang dikembangkan sebagai bagian dari sistem transportasi, terutama di daerah yang belum memungkinkan membangun angkutan umum massal.
"Ukuran kendaraan yang relatif kompak membuat roda tiga dapat menjangkau jalan sempit, kawasan permukiman, hingga wilayah pedalaman dan pesisir. Kapasitas angkutnya juga lebih besar dibanding sepeda motor sehingga bisa digunakan untuk penumpang maupun distribusi barang," ujar Djoko melalui keterangannya.
Djoko melanjutkan, dalam sistem perkotaan, kendaraan roda tiga berpotensi berperan sebagai angkutan pengumpan yang menghubungkan permukiman dengan stasiun KRL, MRT, LRT, maupun halte bus.
Kendaraan ini juga menawarkan keunggulan dari sisi aksesibilitas. Dengan adanya atap atau kabin pada sejumlah model, penumpang lebih terlindungi dari panas dan hujan.
Moda tersebut juga relatif lebih mudah digunakan lansia, penyandang disabilitas, anak-anak, serta penumpang yang membawa barang dibandingkan sepeda motor.
Diketahui juga, penggunaan kendaraan roda tiga sebenarnya bukan hal baru di Indonesia. Sebelum layanan berbasis aplikasi berkembang, bajaj telah beroperasi di sejumlah daerah seperti Bekasi, Banjarmasin, Sampit, Banyumas, dan Cilacap.
Perkembangannya kemudian masuk ke layanan berbasis aplikasi. Pada 2023, bajaj modern berbasis online mulai hadir di Makassar melalui platform MaxRide, meski sempat mendapat penolakan dari pengemudi ojek online.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Monza vs Cagliari di Liga Italia: Tim Tamu Punya Catatan Impresif di Laga Tandang
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Coventry City: Menang Tipis, De Zerbi Akhiri Tren Buruk
Prediksi Skor Trabzonspor Vs Besiktas di Liga Turki: Salah Cs Punya Rekor Kandang Impresif
UU Ketenagakerjaan Batasi PKWT Maksimal 4 Tahun, Said Iqbal: Kalau Ciptaker Sembarangan
Prediksi Skor Getafe vs Rayo Vallecano: Emil Audero Bantu El Rayo Perpanjang Kutukan 10 Laga!
Persebaya Berangkat ke Makassar Besok! Tavares Siap Tantang Mantan Tim PSM
Prediksi Skor Al Fayha vs Al Ahli di Liga Arab Saudi: Ivan Toney Siap Menggila di Al Majma’ah
Prediksi Skor Parma vs Torino: Kans Il Toro Tundukkan Tuan Rumah di Stadio Ennio Tardini!
Prediksi Tottenham vs Coventry: Spurs Belum Menang dalam Enam Laga, Coventry Percaya Diri
Prediksi Skor Monza vs Cagliari: Rossoblù Menang Tipis, Rekor Berusia 61 Tahun Terancam Pecah!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022