
Jaecoo J5 EV disebut-sebut baru tiga minggu dipakai tetapi kena masalah baterai. (Instagram: @tjcarsmedia)
JawaPos.com - Viral! Jaecoo J5 EV tengah menjadi perbincangan oleh netizen di media sosial. Sebab, mobil ini disebut-sebut baru tiga minggu dipakai tetapi kena masalah baterai.
Bahkan, biaya baterai tembus Rp 195,5 juta, lebih setengah harga dari mobil aslinya. Adapun harga Jaecoo J5 EV di Indonesia saat ini berkisar antara Rp279.900.000 hingga Rp337.500.000 (On The Road Jakarta).
Kabar ini viral dan diunggah oleh akun Instagram @tjcarsmedia. Pada unggahan tersebut, pengguna J5 EV yang bernama Theodorus menjelaskan asal muasal masalah ini.
Dalam perjalanan ke Semarang, tiba-tiba terdengar suara pletak dan tak lama kemudian muncul indikator gambar kura-kura berwarna hijau.
“Yang memberikan notif mengartikan bahwa laju kecepatan maksimal hanya 30 km/jam, dari CS advice kalau mobil matikan mesin dulu sekitar 30 menit sampai dengan 1 jam, dan setelah 40 menit mobil daya nyalakan dan bisa jalan normal kembali. Sehari setelah sampai di Semarang mesin dinyalakan muncul kembali gambar kura-kura,” kata pengguna J5 EV pada unggahan tersebut.
“Selanjutnya bawa ke bengkel Jaecoo Semarang dan diinfokan dari bengkel tersebut kalau nepelnya pecah, kesimpulannya harus ganti baterai yang hampir Rp 195,5 juta,” lanjutnya.
Alhasil, pengguna J5 EV menghubungi CS melalui alamat email. Kemudian, Theodorus diminta mengisi biodata dengan disertai kalimat akan ditindaklanjuti dengan tim dengan menghubunginya. Sayangnya, tak ada pihak Jaecoo yang menghubunginya.
“Saya hanya berpikir, kok kayak gini ya Customer satisfaction-nya si Chery, saya sangat menyesal serius. Seharusnya semua unit JAECOO J5 yang sudah ditangan customer bisa dischedulkan untuk ditarik dan diberikan pelindung/cover sebagai safety,” jelasnya.
Sementara itu, Jaecoo Semarang pun telah memberikan klarifikasi. Menurut mereka, berdasarkan kronologi kustomer, kondisi tersebut merupakan akibat dari insiden yang dialami oleh customer saat berkendara dimana adanya puing/batu yang terlempar tepat ke bagian bawah kendaraan tanpa disengaja mengenai cover pelindung bagian bawah kendaraan serta komponen cooling pipe battery pack.
“Sehingga dampaknya menyebabkan kebocoran cairan pendingin dan mengakibatkan sistem secara otomatis melakukan pembatasan tenaga output kendaraan agar tidak mengalami overheat,” ungkapnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Prediksi Skor Kosta Rika vs Haiti di CONCACAF: Les Grenadiers Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Irlandia vs Israel: The Green Army Diunggulkan Menang
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Deltras FC vs Persiba: Leonard Tupamahu Hafal Gaya Main Tamu
Prediksi Skor Siprus vs Latvia di Liga Nations UEFA: I Galanolefki Menang Tipis di Neo GSP
Prediksi Susunan Pemain Yunani vs Jerman: Klopp Butuh Sentuhan Wirtz
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022