
Kelelahan saat mengemudi bisa menyebabkan microsleep.
JawaPos.com - Menjalani ibadah puasa di bulan Ramadhan apalagi di awal puasa menjadi tantangan berat, terutama bagi Anda yang tetap harus menjalankan aktivitas sehari-hari dan berkendara. Selama puasa, tubuh biasanya lebih rentan merasa lemas, sulit berkonsentrasi, dan mengantuk akibat perubahan pola makan serta jam istirahat.
Kondisi ini tentu berisiko saat mengemudi karena dapat mengurangi fokus dan meningkatkan peluang terjadinya kecelakaan. Maka, penting untuk mempersiapkan diri agar aktivitas berkendara bisa tetap aman dan nyaman selama menjalani puasa. Simak beberapa tips berkendara aman agar tetap aman selama berkendara.
1. Tidur Cukup Sebelum Sahur
Salah satu penyebab utama kantuk saat mengemudi adalah kurang tidur. Selama bulan Ramadhan, pola tidur biasanya berubah karena harus bangun lebih awal untuk sahur. Usahakan tidur lebih awal agar waktu istirahat mencukupi, yaitu minimal 6-8 jam sehari.
Bila memungkinkan, manfaatkan waktu siang untuk melakukan *power nap* sekitar 15-30 menit agar tubuh kembali segar sebelum melanjutkan perjalanan.
2. Penuhi Kebutuhan Cairan Tubuh
Dehidrasi dapat mengakibatkan tubuh terasa lemas, pusing, hingga sulit berkonsentrasi, yang sangat berbahaya saat mengemudi. Untuk mencegah hal ini, pastikan kebutuhan cairan tubuh terpenuhi saat sahur. Minum cukup air membantu menjaga kebugaran dan fokus selama menjalani aktivitas berkendara.
3. Pilih Makanan Sahur yang Tepat
Konsumsi makanan berat atau tinggi lemak saat sahur dapat membuat tubuh lebih gampang mengantuk. Sebaiknya pilih makanan dengan karbohidrat kompleks, protein, dan serat, seperti nasi merah, roti gandum, telur, sayuran, dan buah. Menu ini dapat membantu menjaga energi lebih stabil sepanjang hari sehingga Anda tetap fokus dalam berkendara.
4. Perhatikan Asupan Gizi Seimbang
Mengonsumsi makanan bergizi seimbang sangat penting untuk menjaga daya tahan tubuh selama puasa. Pastikan menu sahur dan berbuka mengandung karbohidrat, protein, lemak sehat, serta vitamin dan mineral. Tambahkan pula buah-buahan dan sayuran yang kaya serat untuk membantu tubuh tetap sehat dan bertenaga sepanjang hari, terutama saat berkendara.
5. Hindari Kecepatan Tinggi
Tubuh yang mudah lelah selama puasa dapat memengaruhi kemampuan refleks dan konsentrasi. Jadi, hindari mengemudi dalam kecepatan tinggi. Selalu gunakan kecepatan yang stabil sesuai batas aman jalan yang dilalui untuk meminimalkan risiko kecelakaan. Selain itu, menjaga jarak aman dengan kendaraan lain juga memberikan ruang yang cukup untuk bereaksi jika terjadi situasi darurat di jalan.
6. Tetap Tenang dan Hati-Hati
Lalu lintas di bulan Ramadhan sering kali lebih padat, terutama menjelang waktu berbuka puasa. Situasi ini bisa memicu emosi pengemudi yang berujung pada perilaku tidak sabar atau agresif di jalanan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Landsliðið Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Skor Slovenia vs Makedonia Utara di Liga Nations UEFA: Fantje Kalahkan Tim Tamu
Prediksi Skor Skotlandia vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Kalahkan Tuan Rumah dengan Skor Telak
Prediksi Skor Skor Lithuania vs Andorra, Laga Persahabatan: Tuan Rumah Berpeluang Menang
Prediksi Skor San Marino vs Albania di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjte Menang Telak di Dogana
Prediksi Skor Filipina vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: The Azkals Menang Tipis Atas The Shaheens
Prediksi Skor Jamaika vs Honduras di CONCACAF Nations League: Reggae Boyz Menang Meyakinkan?
Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Tuan Rumah Dibayangi Rapuhnya Lini Pertahanan
Prediksi Finlandia vs Belarus di UEFA Nations League: Pohjanpalo Siap Lanjutkan Ketajaman

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022