Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23.53 WIB

6 Perilaku Orang yang Mudah Mengantuk saat Hujan Menurut Perspektif Psikologi

Ilustrasi hujan (Freepik) - Image

Ilustrasi hujan (Freepik)

JawaPos.com - Hujan tidak hanya mengubah suasana lingkungan, tetapi juga dapat memengaruhi kondisi tubuh dan perasaan seseorang. Bagi sebagian orang, suara rintik hujan justru menghadirkan rasa nyaman hingga membuat mata terasa berat.

Kecenderungan tersebut dapat berkaitan dengan cara seseorang merespons rangsangan dari lingkungan. Meski tidak berarti setiap orang yang mengantuk ketika hujan memiliki kepribadian tertentu, ada beberapa pola perilaku yang mungkin terlihat.

Dilansir dari Geediting, berikut enam perilaku yang kerap dikaitkan dengan orang yang mudah mengantuk ketika hujan.

1. Lebih peka terhadap suasana di sekitarnya

Orang yang mudah mengantuk saat hujan kemungkinan memiliki perhatian yang cukup kuat terhadap perubahan suasana di lingkungan. Bunyi rintik air, udara yang lebih sejuk, hingga cahaya yang redup dapat menjadi rangkaian rangsangan yang memengaruhi kondisi emosional.

Suara hujan yang berulang dan relatif konsisten juga dapat menciptakan suasana yang menenangkan. Ketika tubuh merasa aman dan nyaman, seseorang bisa lebih mudah masuk ke kondisi rileks dan akhirnya mengantuk.

2. Menikmati waktu untuk menyendiri

Cuaca hujan sering membuat aktivitas di luar rumah berkurang. Bagi sebagian orang, keadaan tersebut justru menjadi kesempatan untuk menikmati waktu pribadi.

Kesendirian tidak selalu berarti merasa kesepian. Ada orang yang justru menggunakan suasana tenang ketika hujan untuk membaca, beristirahat, mendengarkan musik, atau sekadar menikmati suasana.

Kondisi yang minim gangguan seperti ini dapat membantu tubuh dan pikiran melepaskan ketegangan setelah menjalani berbagai aktivitas.

3. Cukup sensitif terhadap rangsangan sensorik

Suara menjadi salah satu rangsangan yang dapat memengaruhi tingkat kenyamanan seseorang. Bunyi alam seperti hujan, ombak, atau angin terkadang memberikan efek menenangkan.

Rangsangan yang lembut dan berulang dapat membantu seseorang merasa lebih santai. Ketika tubuh tidak lagi berada dalam kondisi waspada, respons yang berkaitan dengan istirahat dan pemulihan dapat menjadi lebih dominan.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore