Fitur parkir otomatis dioperasikan di mobil Lepas L8. (Istimewa)
JawaPos.com-Kemacetan dan keterbatasan lahan parkir jadi persoalan klasik di kota besar. Di pusat perbelanjaan dan gedung perkantoran saat jam sibuk, cari ruang parkir merupakan tantangan.
Jarak antar kendaraan yang sangat rapat membuat pengemudi ekstra hati-hati supaya pintu tak membentur mobil sebelah. Mobilitas di perkotaan yang makin padat membuat teknologi bantuan parkir makin relevan.
Salah satu model yang usung teknologi itu adalah Lepas L8, SUV dengan dua sistem parkir semi-otomatis: Remote Parking Assist (RPA) dan Automatic Parking Assist (APA). Sistem itu dirancang membantu manuver di ruang sempit dengan presisi sensor dan kontrol elektronik.
"Teknologi ini bukan hanya tentang kemudahan, tetapi juga tentang menghadirkan rasa percaya diri dalam setiap perjalanan," ujar Arga Simanjuntak, Head of Marketing Lepas Indonesia di arena IIMS 2026.
Remote Parking Assist: Mobil Bisa Parkir Tanpa Pengemudi di Dalam
Remote Parking Assist memungkinkan kendaraan bergerak masuk atau keluar slot parkir tanpa pengemudi di balik kemudi. Sensor jarak memindai ruang parkir dan menghitung sudut serta jarak manuver secara otomatis.
Skenario umum adalah saat tersedia slot, tapi ruang kiri dan kanan terlalu sempit untuk membuka pintu. Setelah sistem mendeteksi area lewat layar infotainment, pengemudi keluar dan kendalikan menggunakan smart key dari jarak tertentu.
Mobil bergerak maju atau mundur perlahan hingga posisi parkir dianggap presisi oleh sistem. Fitur ini berguna saat mobil sudah terparkir terlalu rapat supaya pengemudi tak kesulitan membuka pintu.
Alih-alih membuka pintu di ruang sempit, pengemudi aktifkan RPA untuk mengeluarkan mobil beberapa meter dulu. Setelah ruang cukup lega, pengemudi baru masuk ke kabin.
Dari sisi teknis, sistem pakai sensor ultrasonik di sekeliling bodi dan modul kontrol elektronik untuk atur akselerasi serta arah gerak. Kecepatan saat fitur aktif dibuat sangat rendah demi keamanan. Pengemudi wajib pantau kondisi sekitar proses berlangsung.
Automatic Parking Assist: Setir Dikendalikan Sistem
Beda dengan RPA, Automatic Parking Assist dipakai saat pengemudi tetap berada di dalam kabin. Sistem bantu parkir paralel dan tegak lurus dengan kendalikan setir otomatis.
Proses dimulai saat mobil melaju perlahan di area parkir. Sensor memindai ruang tersedia dan notifikasi muncul di layar jika ada slot cukup. Pengemudi pilih jenis parkir, lalu sistem putar setir sesuai sudut yang dihitung.
Dalam beberapa kondisi, pengemudi tetap kontrol pedal rem atau gas sesuai instruksi layar. Jadi, sistem jadi asisten manuver, bukan pengganti penuh kendali manusia.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao: Duel Tim Papan Tengah LaLiga Berpotensi Berlangsung Ketat
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022