Ketua Umum IMI Moreno Soeprapto (kiri) bersama Andre Mulyadi yang didapuk sebagai Direktur Modifikasi dan Kendaraan Listrik IMI Pusat. (Istimewa)
JawaPos.com-Dunia otomotif Indonesia memasuki babak baru. Ikatan Motor Indonesia (IMI) di bawah kepemimpinan Ketua Umum Moreno Soeprapto resmi mengumumkan susunan pengurus pusat periode 2025–2030 yang menandai arah baru organisasi ini dalam menyambut era elektrifikasi dan pertumbuhan industri modifikasi nasional.
Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah penunjukan Andre Mulyadi, pendiri National Modificator & Aftermarket Association (NMAA) dan Project Director Indonesia Modification Expo (IMX), sebagai Direktur Modifikasi dan Kendaraan Listrik IMI Pusat.
Keputusan ini disebut menegaskan komitmen IMI untuk tidak hanya membina dunia balap, tetapi juga membangun ekosistem kreatif otomotif yang modern, inovatif, dan berkelanjutan.
Andre dikenal luas sebagai pionir yang berhasil membawa budaya modifikasi Indonesia ke level internasional melalui ajang IMX. Dengan bergabungnya dia ke jajaran pengurus IMI, diharapkan terbentuk sinergi kuat antara dunia aftermarket, industri kreatif, dan arah baru elektrifikasi kendaraan di tanah air.
“Ini amanah besar. Kami ingin memastikan bahwa modifikasi dan inovasi kendaraan listrik bisa berjalan seiring. Melalui IMI, kami akan mendorong industri modifikasi agar tetap relevan di tengah transisi menuju era elektrifikasi,” ujar Andre Mulyadi.
Ia juga menegaskan pentingnya membangun standar dan profesionalisme di industri modifikasi. Sebelumnya, Andre turut berperan dalam lahirnya Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Industri Modifikasi Kendaraan Bermotor (Kemenperin No. 52/2021), yang menjadi acuan dalam sertifikasi sumber daya manusia di sektor ini.
Senada, dalam Munas IMI pada Selasa (28/10) kemarin, Ketua Umum IMI, Moreno Soeprapto, menilai bahwa modifikasi bukan sekadar hobi, melainkan bagian penting dari perkembangan industri otomotif nasional.
“IMX dan komunitas modifikasi adalah ujung tombak kreativitas otomotif Indonesia. IMI ingin memastikan bahwa tren ini berkembang secara positif, profesional, dan mendukung arah industri menuju kendaraan ramah lingkungan,” kata Moreno.
Ia menambahkan bahwa dukungan IMI terhadap pelaku modifikasi dan elektrifikasi akan terus diperkuat agar talenta muda Indonesia memiliki ruang ekspresi yang diakui secara global.
Langkah IMI ini datang di tengah meningkatnya minat terhadap kendaraan listrik dan maraknya inovasi modifikasi berbasis eco-friendly. Sejumlah bengkel modifikasi di Indonesia bahkan mulai mengembangkan proyek konversi mobil listrik, memperlihatkan arah baru industri yang lebih hijau namun tetap kreatif.
Dengan hadirnya Andre Mulyadi di jajaran pengurus pusat, IMI berharap dapat mempercepat kolaborasi lintas sektor, dari industri kreatif, pelaku aftermarket, hingga produsen kendaraan listrik, untuk membangun ekosistem otomotif yang berdaya saing dan berkelanjutan. (*)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Prediksi Skor Viktoria Plzen vs Union SG di Liga Europa: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Susunan Pemain Manchester City vs Norwich: Maresca Rotasi Skuad
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin
Prediksi Skor Real Sociedad vs Bournemouth di Liga Europa: Txuri-urdin Bakal Kesulitan Redam Lawan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022