
Ilustrasi: Mobil LCGC bekas irit BBM. (OLX)
JawaPos.com - Punya rencana beli mobil bekas dengan harga ringan atau ramah di kantong, pilihan mobil LCGC bisa menjadi salah satu pilihan. Walaupun saat ini kehadiran model-model kendaraan baru tidak membuat penjualan mobil bekas melempem.
Namun masalah harga bagi keluarga baru yang ingin naik kelas atau pembeli pertama menjadi pertimbangan. Pilihan mobil bekas bisa menjadi solusi untuk memiliki mobil. Mobil Low Cost Green Car (LCGC) menjadi alternatif pilihan karena harganya murah. Akan tetapi jangan sampai salah memilih meskipun kita membeli mobil bekas.
Biasanya mencari mobil bekas yang diidamkan, calon konsumen bisa langsung berkunjung ke diler mobil bekas atau lewat online. Ada beragam merek dan model yang ditawarkan disana, tapi sebaiknya lebih teliti sebelum memutuskan untuk membawanya pulang.
Banyak pilihan mobil LCGC dari berbagai merek. Ada baiknya tentukan satu merek mobil yang ingin Anda miliki, tujuannya untuk mempermudah pencarian.
Seperti biasa, sebelum membeli mobil bekas, sebaiknya lakukan pemeriksaan meliputi bagian body, kaki-kaki, interior, dan lainnya.
Untuk mobil LCGC bekas ada bagian yang secara khusus harus benar-benar diperhatikan, supaya Anda tidak menyesal dikemudian hari. Dalam hal ini Anda sebagai pembeli jangan sungkan untuk meminta rekam jejak servis kendaraan kepada penjual. Ini penting sebagai langkah awal untuk mengetahui kondisi mesin.
Kenapa ini harus dilakukan, arena mesin mobil LCGC cukup rentan. Karena mesin tiga silinder itu rentan panas sebab blowernya hanya satu. Bila kipasnya mati bisa mebuat mesin cepat panas.
Disarankan tidak membeli mobil LCGC tahun tua, karena selain angka kilometer di odometer sudah tinggi, kinerja mesin mobil juga dapat dipastikan mulai berkurang, sehingga harus menjalani perbaikan.
Kalau kilometer tinggi mesin harus overhaul, artinya mesin harus diperbaiki, harus turun mesin dan servis besar, kalau orang Agen Pemegang Merek (APM) bilang itu kalau LCGC sudah servis besar berarti tidak maksimal lagi kinerjanya, karena LCGC merupakan mobil rentan, bukan mobil dengan spesifikasi tinggi. Penggunannya pun disarankan hanya dalam kota saja.
Bila ingin membeli mobil LCGC bekas, carilah yang tergolong masih muda. Mobil LCGC bekas tahun produksi 2015 masih bisa dikatakan layak untuk dipinang. Tapi kembali lagi perhatikan angka kilometer di odometer, jangan sampai melebihi angka 60 ribu kilometer.
Bila melebihi 60 kilometer harus dicek semua masih berjalan normal atau tidak. Pemakaian 20 ribuan ribuan sampai 30 ribuan kilometer mobil sudah harus turun mesin.
Intinya mencari mobil bekas dengan buget terbatas harus bersabar, teliti semua jangan sampai menyesal kemudian.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao: Duel Tim Papan Tengah LaLiga Berpotensi Berlangsung Ketat
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022