
Interior mobil Honda StepWGN e:HEV pada pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 di ICE BSD, Tangerang, Banten, Rabu (23/7/2025). (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Hal remeh namun penting menjadi perhatin pengguna mobil terkait kebiasaan memulai melakukan stater mobil.
Karena ada perbedaan dengan mobil keluaran lama, mobil keluaran terbaru yang menggunakan injeksi saat ini telah dibekali sistem komputerisasi yang cukup canggih.
Salah satunya seperti malfunction indicator lamp (MIL) yang dijumpai saat mobil akan distrater. Ketika kunci sudah di posisi ‘on’, semua indikator pada speedometer akan menyala dan pada mobil mewah biasanya diikuti oleh jarum speedometer yang naik lalu kembali normal.
Biasanya menghidupkan mobil tanpa menunggu MIL kembali ke posisi normal ternyata bisa memicu terjadinya kerusakan pada beberapa komponen pada mobil.
Selain itu juga sering dijumpai tanpa disadari sering mematikan atau menyalakan mesin mobil tanpa mematikan AC terlebih dahulu. Atau kebiasaan yang juga sering terjadi mematikan mesin mobil saat Rpm atau putaran mesin masih tinggi.
Kebiasaan ini sebetulnya kurang tepat dan lambat laun akan bisa membuat komponen cepat aus. Bahkan bukan tidak mungkin, hal ini akan berdampak komponen lainnya.
Kalau sudah begini, pengeluaran untuk biaya perawatan mobil akan membengkak.
Maka bagaimana sebaiknya perlakuan pemilik mobil saat akan menghidupkan atau mematikan mesin mobil? Ada beberapa tips yang bisa dipraktekkan agar bisa memperpanjang umur komponen mobil, baik AC maupun mesin.
Hal ini memang dianggap sepele, namun masalah mematikan mesin mobil ternyata tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Perlu diketahui bagi pemilik mobil, bahwa mematikan mobil dengan cara yang benar adalah merupakan bagian dari perawatan mesin mobil.
Beberapa hal kebiasaan yang harus Anda hindari saat akan menyalakan dan mematikan mesin kendaraan :
Hindari Menyalakan Mesin Sebelum Lampu Indikator Normal
Menyalakan mobil sebelum lampu indikator kembali ke normal sebenarnya bisa membuat kinerja motor starter lebih berat saat dihidupkan, karena biasanya suplai bahan bakar belum naik sepenuhnya.
Bukan hanya itu, bila langsung menghidupkan mobil saat lampu indikator speedometer belum kembali normal, maka sistem injeksi dan elektrik starter akan bekerja secara bersamaan.
Hal ini bisa memicu aki cepat soak bila sering dilakukan, karena aki harus bekerja secara ekstra.
Jangan Matikan Mesin Mobil Saat Putaran Masih Tinggi

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
