Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 22 Mei 2025 | 22.24 WIB

Jangan Asal Pakai! Inilah 7 Hal yang Harus Diperhatikan saat Menggunakan Lane Keep Assist

Teknologi Lane Keep Assist (LKA). (istockphoto.com) - Image

Teknologi Lane Keep Assist (LKA). (istockphoto.com)

JawaPos.com - Teknologi keselamatan pada kendaraan terus berkembang, dan salah satu fitur yang banyak digunakan saat ini adalah Lane Keep Assist (LKA). Fitur ini dirancang untuk membantu pengemudi tetap berada di jalur dengan memberikan koreksi ringan pada kemudi saat mobil mulai menyimpang dari marka jalan.

Meski sangat membantu, penting untuk diingat bahwa LKA bukanlah sistem mengemudi otomatis. Banyak pengemudi yang salah kaprah dan menganggap fitur ini bisa sepenuhnya menggantikan peran manusia di balik kemudi.

Pemahaman yang keliru justru bisa menimbulkan risiko keselamatan. Oleh karena itu, dilansir dari subaru.com, berikut delapan hal penting yang wajib diperhatikan saat menggunakan Lane Keep Assist agar manfaatnya bisa maksimal tanpa membahayakan:

1. LKA bukan pengganti pengemudi

Banyak pengemudi salah kaprah menganggap LKA bisa mengendalikan mobil sepenuhnya. Padahal, fitur ini hanya memberikan bantuan koreksi ringan dan bukan sistem otonom. Pengemudi tetap bertanggung jawab penuh atas kendali mobil.

2. Pengemudi bisa mengesampingkan sistem ini kapan saja

Bila ingin berpindah jalur atau mengambil keputusan mengemudi tertentu, cukup nyalakan lampu sein atau gerakkan setir secara tegas. Sistem akan memprioritaskan kendali manual dari pengemudi.

3. Kondisi cuaca dan jalan sangat mempengaruhi kinerja LKA

Fitur ini bekerja dengan membaca marka jalan. Jika marka tertutup salju, lumpur, genangan air, atau kabur akibat cuaca buruk, maka sistem bisa gagal membaca jalur dengan akurat.

4. Sensor harus dalam kondisi bersih dan tidak terhalang

Kamera dan sensor yang terletak di sekitar spion atau bemper harus bebas dari kotoran. Lumpur, debu, atau tempelan stiker bisa membuat sistem tidak bekerja optimal atau bahkan nonaktif.

5. Jalan tanpa marka atau marka yang pudar bisa membingungkan sistem

Di beberapa wilayah, terutama daerah pedesaan, marka jalan kadang tidak jelas. Dalam kondisi seperti ini, LKA mungkin tidak dapat berfungsi sama sekali. Pengemudi harus ekstra waspada.

6. LKA bekerja paling baik di kecepatan tertentu

Umumnya, fitur ini aktif saat mobil melaju di atas kecepatan menengah atau tinggi, seperti di jalan tol. Di kecepatan rendah atau saat macet, sistem bisa nonaktif secara otomatis.

Editor: Siti Nur Qasanah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore